alexametrics

Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Johar Kembali Menjerit

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang Para pedagang Pasar Johar kembali menjerit. Mereka mengeluhkan pasar sepi pengunjung. Bahkan, terkadang sehari tak mengantongi pendapatan.

Azam, pedagang sepatu mengaku, setiap hari Pasar Johar sepi pembeli. Apalagi kalau sudah siang hari. “Memang kadang sepi, kadang juga ramai. Tapi sering sepinya,” keluh Azam kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pihaknya berharap pemerintah sering membuat kegiatan untuk mempromosikan Pasar Johar.  Sehingga dapat meningkatkan pengunjung pasar. “Kalau seperti ini, pedagang bisa gulung tikar dan kembali ke Pasar Johar MAJT,” katanya.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (27/1), para pedagang lebih banyak duduk-duduk di kiosnya. Mereka menunggu para pembeli yang tak kunjung datang. Ada juga pedagang yang masih membenahi kiosnya dengan  membuat besi pengaman.

Baca juga:  Merinding! Ada Suara Gamelan Gaib dari Balik Curug Gending Asmoro

Menurut Bondan, pedagang tas, besi yang dipasang di kiosnya memiliki fungsi untuk menghindari tindak pencurian. Karena setiap kios tidak memiliki penutup. Selain itu, besi tersebut juga untuk menggantung dan menyimpan dagangan.

“Karena tidak ada tutupnya, saya berinisiatif memasang besi dengan ukuran sama persis dengan kios saya. Biar tidak ribet bongkar pasang dagangan,”ujar Bondan.

Dikatakan, pemasangan besi pengaman ini 100 persen menggunakan uang pribadi. Pihak pemerintah sampai saat ini belum ada upaya untuk membantu para pedagang. “Hampir 85 persen pedagang Johar membuat dan memasang besi pengaman biar tidak menjadi korban pencurian,” katanya. (cr2/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya