alexametrics

Jangan Asal Jual Barang di NFT

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Fenomena viralnya Ghazali setelah foto selfienya terjual di Opensea mengundang perhatian masyarakat untuk mengenal marketplace NFT. Banyak hal positif maupun negatif dari kejadian itu.

Jamaludin Firdaus pemilik salah satu platform atau marketplace jual beli NFT mengatakan, berkat Ghozali banyak orang mulai melek dan mempelajari kerja NFT. Ia juga memprediksi NFT akan semakin banyak peminatnya di kemudian hari. “Untuk menyemplung ke dunia ini, kita perlu banyak melakukan riset,” ucapnya.

Meski begitu, ia meminta masyarakat agar tak gegabah menjual barang di marketplace NFT. Pasalnya NFT adalah aset digital berbentuk karya seni atau barang koleksi yang sekali terjual maka mutlak dimiliki pembeli. Hal itu dapat berupa foto, gambar, lagu, dan sebagainya.

Baca juga:  Udinus Semarang Tidak Menyangka Ghozali Everyday Bisa Sukses dari Selfie NFT

Ia melihat kegagapan masyarakat merespon fenomena ini dengan menjual sembarang foto, bahkan foto KTP. Ini sangatlah tidak bijak. Karena data pribadinya dipertaruhkan hilang di tangan orang lain.

Kemudian, hal yang terjadi pada Ghazali sangatlah langka. Tidak semua hasil selfie dapat laku sepertinya. Diceritakan saat itu ada komunitas yang sudah lama berkecimpung di NFT, termasuk Chef Arnold iseng membeli fotonya.

Mereka bahkan mampu meyakinkan pembeli lain bila foto Ghozali itu bernilai tinggi melalui twitter space. Karena berhasil menarik perhatian, foto Ghazali semakin diminati pembeli lainnya. Namun hal semacam ini biasanya tak berlangsung lama.

Ia mengingatkan bagi yang ingin bergabung untuk tidak bertujuan mencari kekayaan melimpah melalui NFT. Ia sendiri menekuni bidang itu semata-mata karena suka meriset market dan bertransaksi di sana. Bukan untuk sumber penghasilan utama.

Baca juga:  Cerita Ghozali Everyday Awal Mula Jualan Foto Selfie di NFT hingga Raup Miliaran Rupiah

Ada tiga kunci yang dapat diaplikasikan, yakni percaya pada kemampuan diri sendiri, mulai menetapkan harga karya dari low price, dan menceritakan karya ke semua orang. Untuk menceritakan konsep di balik karya dapat melalui platform medsos hingga memperoleh kolektor.

“Kalau memang mau berkarya di NFT, sesuatu yang kita jual itu memiliki cerita di dalamnya dan tentunya value bagi pembelinya,” pungkas Khaleed, Founder Impala Network yang juga tergabung dalam forum diskusi virtual soal NFT. (taf/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya