alexametrics

GPK Bedah Rumah, Begini Respon Ketua DPW PPP Jateng

Artikel Lain

RADARSEMARANG, ID – Gerakan Pemuda Ka’bah Boyolali (GPK) melakukan bedah rumah milik Triyono. Konstituen militan PPP yang tinggal di RT 3 RW 1 Dukuh Tegalmulyo Desa Dragan Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali.

Bedah rumah karena rumah Triyono, 65, sudah tidak layak. Bangunan nyaris roboh dan dihuni bersama tiga anak dan 11 cucunya.

Rasa haru dan bahagia terlihat jelas saat kunci rumah yang baru diserahkan Ketua DPW PPP Jawa Tengah Masruhan Syamsurie, Rabu (26/1). Triyono pekerjaan keseharian tambal ban dan pernah menjadi pengurus PP TK desa tahun 1970.

“Ini wujud perhatian GPK yang merupakan sayap partai untuk kaum dhuafa,” kata Masruhan.

Ia menambahkan, sebagai tukang tambal ban ekonomi Triyono sangat lemah. Sementara hidup dalam satu rumah hampir roboh.

Baca juga:  UMKM Terkendala Pencatatan Cash Flow

Pembangunan rumah bermula dari GPK Boyolali didukung GPK Klaten peduli dengan nasib Triyono tersebut. Untuk modal mendirikan rumah tembok menelan biaya Rp 70 juta.

Biaya dari patungan dan DPW PPP Jateng membantu Rp 25 juta. Rumah yang dibangun ukuran 12x9m terdiri teras depan, ruang tamu, 2 kamar tidur, 1 km mandi, ruang makan dan dapur,” tambahnya.

Hadir juga dalam penyerahan kunci rumah dari aparat desa setempat, tokoh masyarakat, Polsek, dan Koramil Tamansari. Panitia pembangunan Mujiono yang juga pengurus GPK menjelaskan kalau rumah dibangun selama 1 bulan.

“Biaya Rp 70 juta dari patungan anggota GPK dan subsidi DPW PPP Jateng,” tambahnya.

Triyono mengaku terharu dan bahagia dengan pembangunan rumah yang dilakukan GPK dan DPW PPP Jateng. Saat ini ia bersama dengan anak cucunya bisa bisa lebih nyaman di rumah.

Baca juga:  Dipicu Dendam Pribadi, Teman Ditebas Samurai

“Alhamdulillah, ini sangat luar biasa. Terimakasih GPK dan DPW PPP Jateng yang sudah membangun rumah saya,” aku Triyono. (fth/web/ap)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya