alexametrics

Cleaning Service Temukan Jasad Bayi di Tempat Sampah Kawasan Industri Wijaya Kusuma

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Jasad bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi meringkuk tengkurap di tempat sampah toilet di dalam kawasan pabrik garmen yang berlokasi di Kawasan Industri Wijaya Kusuma (KIW), Randugarut, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, pada Rabu (26/1) pukul 08.00.

Jasad bayi itu kali pertama ditemukan oleh seorang cleaning service (CS) atau petugas kebersihan pabrik bernama Zaenal Arifin. Kala itu, pria asal Kendal ini sedang beraktivitas seperti biasa, melakukan bersih-bersih di toilet perempuan, sebelah utara bagian timur.

“Itu pas ada CS bersihin toilet. Kemudian mengangkat tempat sampah terasa berat. Karena penasaran, kemudian tempat sampah itu dibuka. Ternyata ada bayi yang sudah meninggal,” ungkap salah seorang pria pekerja pabrik yang enggan disebutkan namanya kepada Jawa Pos Radar Semarang Rabu (26/1) kemarin.

Baca juga:  Fokus Percepatan Penanganan Pandemi dan Pemulihan Ekonomi

Sontak, petugas kebersihan ini langsung terkejut. Seketika itu, kembali meletakkan tempat sampah ke lokasi semula. Kemudian keluar dari toilet dan berteriak memanggil orang yang kebetulan berada di sekitar lokasi tersebut. Setelah dicek, benar adanya. Temuan tersebut langsung disampaikan kepada petugas pos security, diteruskan ke pihak perusahaan.

Saat itu juga, pihak kepolisian dari Polsek Tugu dan Unit Inafis Polrestabes Semarang mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Terkait pelaku pembuang bayi, sumber Jawa Pos Radar Semarang ini mengungkapkan pekerja di perusahaan tersebut dengan inisial DS, 21, warga Gemuh, Kabupaten Kendal.

“Orangnya kecil. Apa sudah menikah atau belum kurang tahu. Cuma kalau dari KTP, statusnya belum menikah. Kerja disini baru sekitar tiga bulan. Masuk kerja tahun 2021, bagian penjahit,” jelasnya.

Baca juga:  Pelaku Pembunuhan Sadis di Kendal Ternyata Masih Kerabat Korban, Sudah Sering Keluar-Masuk RSJ

Sebelum kejadian, DS diketahui sempat mengeluh rasa sakit pada hari sebelumnya, yakni Rabu (25/1). Namun, tidak ada yang mengetahui terkait sakit yang dialami DS.

“Jadi, sore sebelumnya itu sudah mengeluh. Ngomongnya mengalami pendarahan, tapi pendarahan biasa. Kemudian dibantu Satpam, dirujuk kemana, saya kurang tahu. Terus pagi-pagi ada temuan itu. Ya dugaannya dia (DS),” ujarnya.

Informasi yang diperoleh L, setiap harinya DS kerja dan terlihat perutnya membesar. Namun tidak mengakui sedang hamil ketika ditanya sesama rekan kerja di dalam perusahaan.

“Sebenarnya saat kerja, perutnya sudah terlihat besar. Cuma dia pakai kendit untuk menutupinya supaya tidak terlihat besar. Kalau cowoknya belum tahu. Belum pernah ada yang lihat dia diantar laki-laki,” pungkasnya.

Baca juga:  Banyak Klub Kehilangan Eksistensi

Sementara itu, di dalam perusahaan tersebut masih melakukan aktivitas seperti biasanya. Banyak keluar masuk remaja lelaki dan perempuan, yang diduga pelamar pekerjaan.

Terpisah, Kapolsek Tugu, Kompol Zamawi ketika dikonfirmasi terkait temuan kejadian ini mengatakan masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi.

Sedangkan informasi dari sumber lain yang diperoleh, pelaku pembuang bayi tersebut telah diamankan oleh anggota Polsek Tugu. Hal ini, Zamawi hanya mengatakan diserahkan ke Polrestabes Semarang. “Ditangani Polrestabes,” katanya singkat. (mha/ida/ap)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya