alexametrics

267 Peserta Bersaing di Kontes Ikan Hias

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Komunitas Semarang Amis Bersama (SAB) menggelar mini kontes ikan di Balai Kelurahan Jerakah. Sebanyak 267 peserta ikut berpartisipasi dalam kontes ini. Kontes ikan ini merupakan ikan maru, limbata, maru dari endemik Kalimantan dan Sumatera.

Ketua panitia penyelenggara, Titis -atau yang akrab disapa- Om Ben menjelaskan, kegiatan ini merupakan mini kontes. Tujuannya sebagai ajang silaturrahmi. Ia menggandeng panitia dari Kelurahan Jerakah. “Dana diambil dari HTM peserta pameran dan sponsor,” katanya.

Acara ini dimulai sejak Kamis. Dilanjutkan Sabtu malam ada penjurian, Minggu pengumuman juara. “Hadiah atau doorprize berupa 2 unit motor dan uang pembinaan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang Minggu (16/1).

Baca juga:  Truk Tertahan Pohon, Pemilik Warung Selamat

Salah satu juri, Koh Rici menjelaskan, penilaian dinilai dari adaptasi. Selain itu, yang dinilai dari ikan maru yakni mental, warna, bunga, dan anatomi tubuh. “Penjuriannya malam hari, pengumumannya hari ini,” katanya.

Ikan maru memiliki persamaan dengan ikan gabus, dua minggu tidak dikasih makan saja tidak akan mati. “Sehingga tidak dikasih makan, karena hanya dua hari,” jelasnya.

Ada 267 peserta yang mengikuti kontes ini dari berbagai daerah di Semarang. Namun ada beberapa peserta yang berasal dari luar Semarang. Pesertanya dari Surabaya, Jakarta, Bandung, Solo, Pamekasan, Madura, hingga Makassar.

Selain itu, kontes ini dilakukan karena untuk mendongkrak harga ikan maru. “Karena sebelumnya ikan konsumsi. Kalau yang tahu harganya bisa Rp 35 juta sampai Rp 100 juta,” tuturnya.

Baca juga:  PNS Kemenkumham Jateng Ditemukan Meninggal di Rumah Dinas

Salah satu peserta Ridwan mengaku, dirinya termasuk pecinta ikan. Dengan adanya pameran ini sangat bagus, bisa menambah relasi dan ajang tukar ilmu dengan pecinta ikan lainnya. Ia mendapatkan informasi dari media sosial seperti whatsapp, instagram, dan facebook. “Saya tertarik datang dalam pameran ini karena mendatangkan juri yang cukup wow,” jelasnya.

Selain itu, pameran ini bisa menambah ilmu dalam merawat ikan dan mengetahui kualitas ikan displai atau ikan kontes. “Dari kalangan umum sih mungkin bisa untuk refreshing, apalagi anak-anak juga sangat suka ikan,” tuturnya. (fgr/mg7/mg8/mg9/mg10/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya