alexametrics

Presiden Jokowi Minta Pedagang Jaga Kebersihan Pasar Johar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangRevitalisasi Pasar Johar pascaterbakar 2015 telah rampung. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pasar Cagar Budaya tersebut, Rabu (5/1) petang. Dalam kesempatan itu, pria asal Solo ini juga membagikan bantuan sembako kepada warga di sekitar Alun-Alun Kota Semarang (Alun-Alun Johar).

Rombongan presiden tiba sekitar pukul 15.57 dan langsung menuju Pasar Johar. Ia meninjau Pasar Johar sekaligus meresmikannya. Dalam rombongan juga terlihat Wali Kota Semarang Hendra Prihadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Saya gembira dapat melihat Pasar Johar secara langsung setelah direvitalisasi. Lebih bersih, lebih rapi, modern, dan tertata, tentunya tanpa mengganggu kaidah, karena ini adalah bangunan cagar budaya,” kata Jokowi.

Dirinya mengungkapkan butuh biaya yang sangat besar untuk membangun kembali Pasar Johar. Pemkot Semarang sendiri bahkan tak kurang telah mengeluarkan anggaran lebih dari Rp 157 miliar untuk penguatan struktur hingga pembangunan kawasan, termasuk alun – alun.

Baca juga:  Cegah Korona, PN Semarang Batasi Pengunjung Sidang

Jokowi juga menjelaskan perihal anggaran untuk pembangunan Pasar Johar termasuk pasar di sekitarnya yang menelan biaya lebih dari Rp 200 miliar.

“Pasar Johar Utara dan Johar Tengah dibangun dengan biaya Rp 146 miliar. Sedangkan Pasar Johar Selatan dengan biaya Rp 103 miliar. Dan untuk meningkatkan kapasitas tampung pedagang dibangun Pasar Kanjengan dengan biaya Rp 20,3 miliar,” jelas Jokowi.

Dirinya berharap, pasar yang sudah bagus dan rapi ini bisa menjadi ramai dan mengembalikan Pasar Johar masa lalu sebagai landmark Kota Semarang. Menurut dia, pasar yang ramai menandakan pergerakan ekonomi masyarakat, di mana ada aktivitas transaksi dan jual beli.

“Saya titip jaga kebersihannya. Jaga keamanannya, sehingga pasar ini betul-betul menjadi pasar yang bersih, rapi, tertata, dan tidak menjadi pasar yang kotor dan berbau. Pasar yang ramai menandakan ada pergerakan ekonomi. Dengan mengucap Bismillah, Pasar Johar saya resmikan,” ucapnya.

Baca juga:  Putus Mata Rantai di Pintu Masuk Semarang

Sebelum meresmikan pasar, Jokowi juga menyempatkan diri untuk melihat-lihat kondisi Pasar Johar yang saat ini sudah banyak ditempati pedagang dan berbincang dengan pedagang. Di bagian luar Pasar Johar, presiden juga membagikan sembako kepada ratusan warga, tukang becak, dan pedagang kaki lima (PKL).

Warga yang terlalu antusias sempat terpaksa ditertibkan menggunakan anjing yang dibawa petugas Satpol PP Kota Semarang, tak jauh dari bus kecil yang membawa sembako. Warga pun diminta untuk antre agar tidak terjadi kerumunan.

“Tadi saya ikut desak-desakan. Saya pedagang di Johar, dapat kupon ini. Ini dapatnya beras, minyak, gula, teh, dan biskuit. Tentu saya senang,” kata salah satu pedagang, Sri Wanti, yang mendapatkan bantuan sembako,

Baca juga:  Kelurahan Sampangan Kembangkan Hasil Tani dan Tanaman Obat

Usai meresmikan, Jokowi berjalan menyapa warga di Jalan Kauman menuju mobilnya. Di sela perjalanan itu, ia membagikan kaos bergambar Jokowi. Salah satu warga, yang kebetulan berada di barisan paling depan, tampak kegirangan mendapatkan kaos warna hitam dari Jokowi.

Seneng banget, Mas, tadi langsung dikasih sama Pak Presiden,” tutur pria yang diketahui bernama Darman ini.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang mendampingi Presiden Jokowi mengaku berterima kasih kapada pemerintah pusat, Menteri PUPR, dan Kementerian Pedagangan. “Saya berterima kasih kepada seluruh pihak di tingkat pusat hingga kota yang telah memberi perhatian, sehingga kawasan Pasar Johar dapat terbangun kembali,” tutur Hendi. (den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya