alexametrics

Separo Lantai Rumah Warga Tinjomoyo Semarang Longsor, Jalan Juga Amblas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Derita warga RT 01 RW 01 Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang tak ada habisnya. Setiap kali jalan diperbaiki, selalu saja amblas. Tak hanya itu, sejumlah rumah warga setempat juga rusak parah gara-gara tanahnya longsor.

Salah satunya rumah milik Nyoto. Bahkan, sudah setahun rumah tak diperbaiki karena tidak memiliki biaya. Separo lantai rumahnya longsor, hingga temboknya runtuh. Peristiwa longsor dialami pada 20 Desember 2020 silam.

Beberapa waktu lalu, Nyoto mendapat bantuan pemkot berupa satu truk pasir dan 20 zak semen. Namun belum digunakan untuk perbaikan. Bahkan pasir dan semen bantuan tersebut masih utuh di depan rumah Nyoto.

Baca juga:  Seabad Menjaga Cita Rasa Limun Oriental

Saking BPBD wonten bantuan pasir 1 truk kalih semen 20 zak, namung nggih niku, dereng saget kagem memperbaiki,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (4/1).

Nyoto mengatakan, warga setempat tiga kali gotong royong memperbaiki rumahnya. Namun satu hari setelah gotong royong, tanahnya longsor kembali. “Dari RW sudah gotong royong sekali, dan dari RT dua kali. Tapi, Minggu pagi dipasang, Senin pagi sudah longsor lagi,” jelasnya.

Rumah Nyoto mengalami longsor secara bertahap setiap hujan deras mengguyur. Awalnya, tanah di bawah rumahnya longsor sedikit demi sedikit hingga separo rumah Nyoto amblas. Sebagian tembok rumahnya runtuh, dan beberapa bagian lainnya retak-retak.

Ia tidak pindah rumah, karena tak punya biaya. Dia juga membuka usaha tambal ban dan warung kecil di rumahnya. “Saya punya dua anak dan dua cucu tinggal di sini juga,” katanya.

Baca juga:  Security Rumah Sakit Edarkan Narkoba

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, Jalan Gotong Royong di depan rumah Nyoto juga amblas. Jalan paving yang belum lama diperbaiki kembali porak-poranda.

Ketua RW 01 Tinjomoyo Rinekso menuturkan, jalan paving masih menyerap air saat hujan. Semakin deras hujannya, air yang diserap juga semakin banyak sehingga jalan itu amblas dan longsor. “Saya mengusulkan, jalan dibeton agar tidak meresap air saat hujan,” usulnya. (cr1/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya