alexametrics

Tak Penuhi Syarat Perjalanan Nataru, 3.116 Penumpang Ditolak Naik Kereta Api

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang telah menolak 3.116 penumpang untuk naik kereta api (KA). Penolakan ini karena penumpang dianggap tidak memenuhi syarat perjalanan pada periode tersebut.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, mayoritas penumpang yang tidak memenuhi syarat adalah tidak melakukan antigen. Selain itu, ada anak usia di bawah 12 tahun belum PCR dan belum melakukan vaksinasi dosis pertama dan kedua.

“Totalnya sebanyak 3.116 penumpang yang kami tolak untuk melakukan perjalanan, karena tidak memenuhi syarat dan ketentuan yang sudah diatur,” katanya Senin (3/2).

Kris begitu ia disapa menjabarkan, penumpang yang belum divaksin dosis pertama atau kedua sebanyak 361 penumpang. Penumpang di bawah 12 tahun belum PCR sebanyak 662 penumpang dan tidak melakukan rapid test antigen sebanyak 2.082 penumpang. Meski ditolak, PT KAI tetap mengembalikan biaya tiket penumpang yang telah dikeluarkan. “Biaya pembelian tiket dikembalikan 100 persen,” tambahnya.

Baca juga:  Isi BBM, Kapal Patroli Polairud di Tanjung Emas Terbakar

Pihaknya menjelaskan jika pada angkutan Nataru yang dimulai (17/12) sampai Minggu (2/1) kemarin, total PT KAI Daop 4 Semarang melayani 145.155 penumpang KA Jarak Jaruh maupun lokal dengan okupansi 30 persen dari total  kapasitas yang tersedia yaitu sebanyak 483.816 tempat duduk.

“KA Jurusan Semarang Tawang-Gambir Jakarta yakni Argo Bromo paling diminati, disusul dengan KA Dharmawangsa relasi Semarang Tawang-Surabaya Pasarturi, serta KA Harina Semarang Tawang-Bandung,” tuturnya.

Setelah masa angkutan Nataru berakhir, KAI menerapkan aturan baru lagi bagi calon penumpang yang akan melakukan perjalanan dengan KA untuk mengantisipasi penyerbaran Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan (prokes).

“Mulai hari ini (kemarin, red) penumpang minimal harus sudah divaksin dosis pertama. Selain itu menunjukkan hasil negatif rapid test antigen 1×24 jam,” jelasnya.

Baca juga:  Setelah Tolak Viking Sun, Semarang malah Izinkan Colombus Berlabuh

Sementara untuk anak yang berusia di bawah 12 tahun tidak wajib vaksin, tapi harus menunjukkan negatif rapid test antigen 1×24 jam dan didampingi orang tua. Aturan ini berlaku juga untuk penumpang KA lokal. (den/ida)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya