alexametrics

Pemkot Semarang Berhasil Redam Penularan Covid-19 saat Nataru

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dinilai efektif mencegah potensi lonjakan kasus Covid-19 pada libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Yakni pembatasan yang diatur melalui Instruksi Wali Kota Semarang berjalan dengan baik.

Hal itu terungkap dari hasil Rakor Gubernur Jateng terkait Evaluasi Penanganan Pandemi Covid-19 di Jateng Senin (3/1) kemarin. Secara umum, penerapan protokol kesehatan (prokes) di berbagai tempat wisata di Kota Semarang  dilakukan sesuai harapan.

Semarang Zoo misalnya, mampu menjaga jumlah pengunjung maksimal 75 persen dari daya tampung, dengan menerapkan prokes dan sistem buka tutup. Lawang Sewu yang terpantau, kunjungan wisatawan 50 persen dari kapasitas. Bahkan masih di bawah kapasitas pada saat libur Nataru dengan baik.

Baca juga:  12.867 Kendaraan Pemudik Dihentikan, 4.706 Diputarbalikkan

Selain itu kawasan Pantai Marina yang biasanya menjadi salah satu tempat favorit pergantian tahun di Kota Semarang, kali ini tercatat hanya dipadati 25 persen pengunjung dari daya tampung dan mampu menerapkan prokes secara ketat di pintu masuk.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pun menekankan, jika rendahnya kasus Covid-19 saat ini menunjukkan kesadaran masyarakat yang lebih tinggi dibanding sebelumnya. Ini patut diapresiasi karena masyarakat menaati peraturan yang dikeluarkan Pemkot Semarang.

Hendi berharap jika tren positif pencegahan penularan Covid-19 ini dapat terus dipertahankan ke depannya, sehingga tak ada lagi penambahan kasus di Semarang. “Terima kasih kepada seluruh warga masyarakat, karena sudah ikut membantu mencegah adanya lonjakan kasus Covid-19, khususnya saat Natal dan tahun baru kemarin,” jelasnya.

Baca juga:  “Boking Aku Ajah Dulu Say Nanti Kalo Udah Tinggal Atur Jam Main Ya”

Ia mengungkapkan jika Pemkot Semarang akan terus berupaya melanjutkan sejumlah langkah penanganan Covid-19 di tahun 2022. “Selain sosialisasi dan edukasi terus menerus kepada masyarakat tentang penerapan prokes, kami juga akan terus berupaya menuntaskan program vaksinasi,” tutur Hendi. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya