alexametrics

Langgar Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam di Semarang Dibubarkan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Polda Jateng bersama BNNP Jateng dan TNI melakukan razia di 12 tempat hiburan malam di Kota Semarang, Kamis (30/12) dinihari. Razia ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya peredaran narkoba, termasuk memantau kegiatan PPKM di tempat tersebut.

“Dari 12 TKP yang kita datangi memang sudah kita pantau sebelumnya. Jadi, sebelum kita turun menuju lokasi, anggota sudah memberikan masukan-masukan,” ungkap Direktur Resnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Lutfi Martadian kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (30/12).

Luthfi membeberkan, tujuan kegiatan yang dilakukan ini konsepnya dalam rangka menjelang tahun baru terkait dengan tempat hiburan dan Perwali tentang pelaksanaan PPKM Level 1 di Kota Semarang. Sesuai ketentuan, batas operasional tempat hiburan malam sampai pukul 00.00.

Baca juga:  Diprediksi 800 Kendaraan akan Masuk Jateng

“Tetapi, kita tetap mengantisipasi peredaran atau adanya penggunaan narkoba sebagai tupoksi saya. Kita memberikan edukasi dan mengingatkan mereka. Makanya, saya menggandeng BNNP Jateng. Kedua terkait PPKM, kita memantau dan memonitor aktivitas masyarakat di tempat hiburan supaya tetap patuh prokes. Intinya di situ,” bebernya.

Pihaknya mengakui masih adanya beberapa tempat hiburan yang belum melaksanakan batas jam operasional. Meski demikian, petugas memberikan kelonggaran supaya melakukan penutupan.

“Dari 12 sasaran, masih ada satu-dua yang belum tutup, masih ada beberapa pengunjung. Cara bertindak ya kita tetap masuk ke lokasi. Kalau ada yang mencurigakan kita cek urine,” tegasnya.

Setelah dilakukan tes urine, para pengunjung dibubarkan. Selain itu, tempat hiburan malam tersebut juga langsung diminta untuk melakukan penutupan. Setidaknya ada belasan orang yang dilakukan tes urine dari beberapa pengunjung karaoke yang kedapatan masih beroperasi.

Baca juga:  Simpan Sabu di Sobekan Ikat Pinggang

“Ada sekitar 15 pengunjung yang dites urine. Kalau ada yang positif menggunakan narkoba, nanti BNN akan melakukan assessment untuk dilakukan rehabilitasi. Arahnya ke sana. Sementara hasil tes urine tidak yang positif,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, akan terus melakukan kegiatan razia diberbagai tempat hiburan. Tidak hanya di Semarang, namun diseluruh wilayah hukum Polda Jawa Tengah. Hal sama diungkapkan Kabid Pemberantasan BNNP Jateng Kombes Pol M. Arief Dimjati yang juga turun langsung dilokasi kegiatan razia.

“Kami, BNNP Jateng sangat mendukung kegitan razia yang dipelopori oleh Ditresnarkoba Polda Jateng. Kami akan terus membantu dan saling berkoordinasi dalam hal pemberantasan tindak pidana narkotika di Jawa Tengah,” katanya. (mha/aro) 

Baca juga:  Hendi Sambut Bergabungnya Kembali Bruno Silva ke PSIS

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya