alexametrics

12 RW Ramaikan Bazar UMKM Gondoriyo

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemerintah Kelurahan Gondoriyo berupaya meningkatkan perekonomian warganya di tengah pandemi Covid-19. Dengan dukungan Gerai Kopi Mi, menggelar Bazar UMKM yang diikuti 12 RW di Wisata Sobo Alas Minggu (26/12).

Lurah Gondoriyo Totok Indarto menjelaskan, sebenarnya bazar kali ini kelanjutan dari program iuran pelaku UMKM Rp 3000 setiap bulannya. Rencananya akan digelar rutin dengan lokasi berpindah-pindah. Kali pertama ini di Wisata Sobo Alas, yang kedua di Curug Gondoriyo, dan tempat keramaian lainnya.

“Bazar akan kami gelar rutin setiap sebulan sekali. Jika UMKM ramai, banyak yang laku, otomatis perekonomian meningkat,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang Minggu (26/12).

Bazar UMKM kali ini menampilkan produk unggulan 12 RW di Kelurahan Gondoriyo. Sebelumnya setiap RW dilombakan sehingga setiap stand mendapat hadiah.

Baca juga:  Wow, Dana Rp 5,4 Miliar untuk Gratiskan 39 Sekolah Swasta

Stan terbaik mendapatkan Rp 300 ribu, kedua mendapatkan Rp 200 ribu, dan ketiga dapat Rp 100 ribu. Sedangkan sembilan lainnya yang belum mendapatkan peringkat dikasih uang Rp 50 ribu. “Jadi ini untuk merangsang tiap RW agar menampilkan produknya,” jelasnya.

Bazar kali ini juga dihadiri pendiri Gerai Kopi Mi Krispetia Hendrar Prihadi -atau yang akrab disapa Tia Hendi. Tia mengapresiasi Bazar UMKM Sobo Alas Gondoriyo. “Ini sangat luar biasa,” jelasnya.

Ia berharap UMKM di Kota Semarang semakin berkembang dengan baik. Berkoordinasi melalui Dinas Koperasi dan Gerai Kopi Mi, agar packaging atau kemasan jauh lebih menarik. “Jadi bergerak bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi persoalan-persoalan dengan baik,” jelasnya.

Baca juga:  Buruh Bubarkan Konsolidasi PP Nomor 35

Camat Ngaliyan Agus Priharmanto menjelaskan, Bazar UMKM ini yang pertama di Kecamatan Ngaliyan. Melalui tema Blanjan Wargo, pihaknya akan melaksanakannya di masing-masing kelurahan. Pelaksananya nanti Gerai Kopi Mi Kelurahan yang difasilitasi oleh Gerai Kopi Mi Kecamatan. “Kami sekedar membantu dan memberikan fasilitas. Namun, kegiatannya murni dari warga untuk warga,” katanya.

Selain itu, hadir anggota Komisi D DPRD Kota Semarang dari Fraksi PDI Perjuangan, Lely Purwandari. Ia mengimbau pelaku UMKM untuk mengikuti keanggotaan Gerai Kopi Mi melalui kelurahan. “Gerai Kopi Mi sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM, seperti pinjaman wibawa. Karena itu salah satu perhatian Pemkot untuk masyarakat,” jelasnya. (fgr/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya