alexametrics

Tetap Rayakan Natal Penuh Khidmat dan Kekhusyuan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Umat Kristiani telah memasuki masa advent atau masa persiapan menjelang Natal sejak akhir November. Keuskupan Agung Jawa Tengah mengimbau agar perayaan Natal kali ini berlangsung penuh khidmat.

Pastor Katolik Aloys Budi Pramono mengatakan, empat minggu menjelang Natal para paroki sudah mulai melayani umat. Sedangkan ibadah misa sudah dilakukan pada malam Natal 23-26 Desember. Saat pandemi Covid-19, misa dibagi menjadi 2 sesi untuk meminimalisasi terjadinya kerumunan.

“Biasanya saat malam Natal itu ibadah misa mulai sore hari, sesi pertama sekitar jam 5 sore dan 7 malam,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Kamis sore (23/12) misa pertama telah berlangsung. Meski Pemkot Semarang memberikan kuota 75 persen untuk umat yang datang ke gereja, pihaknya membatasi hanya 50 persen. Maka perayaan Natal dan misa sudah dapat dilakukan sejak tanggal 23 Desember. Sehingga pada hari H tidak terjadi penumpukan jemaat.

Baca juga:  Tujuh Bioskop Ajukan Izin Beroperasi

“Apalagi di Gereja Katedral umatnya ada sekitar 90 ribu. Kalau tidak dibagi jadwal misa, bagaimana itu nanti,” ungkapnya.

Puncak Natal pada 25 Desember pagi akan tetap ada pembatasan. Untungnya kali ini Hari Natal pada Sabtu, sehingga sore harinya umat Kristiani dapat sekaligus menjalankan ibadah.

Dia katakan, prinsip perayaan Natal kali ini bukanlah dengan berhura-hura. Namun dengan kesederhanaan. Pihaknya paham betul kondisi pandemi Covid-19 tidak bisa diabaikan. Terlebih adanya varian baru omicron yang masuk ke Indonesia.

Umat yang hendak melakukan misa pun harus mendaftar terlebih dahulu. Bagi umat Kristiani dari luar daerah harus menjalani screening lebih ketat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bersama.

Baca juga:  Sanca Macan Empat Meter Bikin Geger Warga Nongkosawit

“Tema Natal tahun ini Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan,” ucapnya.

Lebih lanjut, untuk perayaan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek, Polres, dan menghubungi komunitas Gusdurian maupun Banser. (taf/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya