alexametrics

Setelah Tak Jadi Ketum PBNU, Ini yang Akan dilakukan Oleh KH Said Aqil Siradj

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Setelah tidak menjabat sebagai Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj berjanji tetap mendakwahkan ahlusunnah jamaah. Yakni, menyebarkan Islam wastyiyah. Menyampaikan pesan moderasi dan toleransi.

KH Said Aqil secara khusus menyampaikan selamat atas terpilihnya Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya sebagai Ketum PBNU periode 2021-2026. Said mendoakan agar Yahya dapat memimpin NU lebih baik.

Usai pengumuman kemenangan Gus Yahya pada Jumat (24/12) pagi, Said Aqil menyampaikan, “Kepada sahabat saya yang terhormat Gus Yahya Staquf, saya ucapkan alfimabruk. Semoga Allah memberikan kekuatan lahir batin dan memimpin PBNU lebih baik lagi.”

Gus Yahya, kata Said Aqil, merupakan cicit dari guru ayahnya. Karena itu, Said bersyukur dan bergembira atas keberhasilan Gus Yahya memenangi bursa pemilihan Ketum PBNU di Muktamar NU Lampung.

Baca juga:  SIM Ayat 2 Lebih Menegangkan Siap Rilis Serentak 27 Februari Mendatang

Said menuturkan, ayahnya pernah belajar mengaji alfiah di Rembang, di bawah bimbingan Kiai Cholil Harun, buyutnya Gus Yahya. Karena itu, Said mengaku bersyukur, “Kalaupun katanya agak panas, ternyata selesai dengan damai nyaman dan ketawa. Kita lupakan kemarin. Kita gandeng tangan membesarkan NU.”

Gus Yahya sendiri tampak memeluk Said Aqil usai pengumuman terpilih dirinya sebagai Ketum PBNU periode 2021-2026. Ia menyampaikan terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang berkontribusi, sehingga Muktamar ke-34 NU di Lampung, berakhir baik. (*/isk)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya