alexametrics

Perkuat Mitigasi Bencana Kota Semarang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangSinergitas dengan relawan tanggap bencana untuk memperkuat mitigasi bencana di Kota Semarang, terus dilakukan Wali Kota Hendrar Prihadi. Salah satunya dengan memberikan fasilitas sarana prasarana yang dapat mendukung relawan untuk melakukan mitigasi bencana.

Pria yang akrab disapa Hendi ini menekankan dengan topografi wilayah Gunungpati di Kota Semarang yang sebagian besar berupa perbukitan, maka masyarakat sekitar harus selalu tanggap dengan potensi bencana yang mungkin terjadi. Di antaranya tanah longsor, pohon tumbang, hingga badai.

“Belajar dari pengalaman, daerah mana yang sering longsor dipetakan. Lebih baik preventif, kita waspada supaya tidak ada korban,” pesan Hendi, Rabu (15/12).

Hendi juga menyerahkan sejumlah sarana prasarana pendukung mitigasi bagi Relawan Gunungpati Peduli berupa alat gergaji pemotong pohon hingga tali tambang.

Baca juga:  Taman Tirta Ria Tanjung Emas Semarang Dulu Objek Wisata Favorit, Kini Jadi Tempat Bersandar Kapal

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Kota Semarang ini juga mengapresiasi relawan kebencanaan yang mampu swadaya untuk membeli mobil ambulans.

“Ini luar biasa. Mereka bergerak bersama secara swadaya. Yang satu di Sekaran Patemon, satu lagi di Kalisegoro Sedayu. Mereka iuran dan terkumpul sekian ratus juta untuk dibelikan dua unit ambulans,” jelasnya.

Keberadaan ambulans, kata Hendi, nantinya bisa melayani kebutuhan warga dan diberikan secara gratis. Hendi juga mengajak warga dan relawan untuk melakukan penanaman pohon sebanyak-banyaknya di area Gunungpati. Bila warga tidak memiliki bibit, Hendi menyarankan untuk mengambil bibit dari Dinas Pertanian.

“Mudah-mudahan bisa menjadi contoh bagi wilayah lain, dan menjadi berkah buat kawan-kawan yang menyiapkan ambulans. Penanaman harus dilakukan sebanyak-banyaknya,” tuturnya.

Baca juga:  Penanganan Banjir Rob Semarang Dikebut, BPBD: Tanggul yang Jebol Sepanjang 20 Meter

Selain untuk pencegahan longsor, Hendi juga menerangkan jika adanya perbedaan suhu Kota Semarang. Dahulu berada di kisaran 20 derajat, sedangkan kini suhu harian di atas 30 derajat celcius.

“Ayo kembalikan Semarang seperti kondisi dulu, pohonnya banyak, rindang sejuk, mengeluarkan oksigen, kita pun menjadi sehat,” katanya.

Ketua Harian Gunungpati Peduli Sulistiawan mengapresiasi bantuan yang diberikan Hendi untuk relawan. Adanya sarana prasarana pendukung mitigasi tersebut disebutnya akan membantu relawan dalam penanganan bencana hidrometeorologi di Gunungpati.

Alhamdulillah diberikan sarpras untuk kegiatan yang nantinya untuk penanganan kedaruratan yang bersifat menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang sebenarnya sudah berlangsung sejak sebulan dua bulan ini,” ujarnya. (den/aro)

Baca juga:  Prioritaskan Pengembangan Industri dan Pariwisata

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya