alexametrics

Mural Bertema Natal Menggambarkan Toleransi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangAkbar Raditya Tama, 30, adalah seniman muda yang hobi menggambar mural hari besar keagamaan. Meski dirinya muslim, tetap mengedepankan rasa toleransi beragama. Kali ini, dirinya menggambar mural bertema Natal di dinding Jalan Jendral Sudirman, Karangayu, Kota Semarang, Minggu (12/12).

“Saya sebagai muslim tidak radikal. Ikut mengucapkan selamat Natal dengan menggambar mural,” kata warga Gajahmungkur yang akrab disapa Woky ini.

Menurutnya mural bukan tindakan kriminalitas, tetapi lukisan di dinding yang memiliki arti. Tema Natal kali ini, ia gambar dengan teknik menyemprot dengan cara miring untuk membuat gradasi yang tipis.

“Teknik menyemprotnya beda-beda ada yang miring, ada yang menyemprot agak jauh, tergantung mau buat garis apa,” tutur Woky yang kesehariannya menjadi freelance desain ilustrator ini.

Baca juga:  Pulangkan Warga Jateng di Wamena

Meski kerap membuat murah di berbagai tempat, Woky memiliki identitas khusus, yakni selalu ada gambar tokoh kartun Yeti. Tokoh tersebut disederhanakan tergantung desain gambar muralnya. Nmaun Woky kerap mencantumkannya dengan sebutan YY.

Mural sendiri menurutnya bukan tindakan kriminal. Woky mengharapkan agar ada sosialisasi kepada warga agar memahami bahwa kegiatan seperti ini merupakan ekspresi sebuah seni. “Saya ingin masyarakat tahu kalau mural bukan tindak kriminal, tapi sebuah karya seni,” tambahnya.

Selain itu, menggambar mural bukan hal yang murah. Rata-rata membutuhkan cat semprot yang satu kalengnya untuk ukuran kecil harganya Rp 25 ribu dan ukuran besar harganya Rp 35 ribu. “Menggambar mural butuh biaya cukup besar. Tidak cukup 5 kaleng, butuh berwarna-warni cat semprotnya. Tinggal dikalikan,” ujarnya.

Baca juga:  Pemkot Semarang Kembali Terapkan WFH

Woky sendiri mulai menggambar sejak duduk di bangku SMP. Awalnya suka menggambar dan melakukan corat-coret. Saat kuliah tahun 2010 itu, mulai pertama terjun ke dunia mural. “Dulu pertama kali sama teman kuliah masih pakai kuas buat menggambarnya,” tambahnya. (cr2/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya