alexametrics

Sempat Viral, Curug Gondoriyo Sekarang Kurang Terawat dan Sepi Pengunjung

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kondisi Curug Gondoriyo kini tampak kurang terawat. Pasalnya, banyak sampah di sekitar air terjun yang mengakibatkan airnya menjadi keruh.

Curug Gondoriyo berada di Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan merupakan destinasi wisata tergolong baru di Semarang. Diresmikan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pada 17 Februari 2019, sempat menjadi wisata yang booming dan menarik. Namun, saat koran ini berkunjung Rabu (20/10), hanya ada empat orang pemancing dan sepuluh wisatawan.

Tidak ada pengelola ataupun petugas yang berjaga di area tersebut. Kolam renang yang tidak terurus, jembatan Comblang yang mulai bergoyang ketika dilewati. Selain itu, sampah berserakan di sekitar curug.

Salah satu pemancing Erik menjelaskan, ia memancing di Curug Gondoriyo sejak dua tahun yang lalu. Diakui, dulu airnya tidak sekotor saat ini dan banyak pengunjung. Namun, semenjak pandemi, Curug Gondoriyo mulai sepi pengunjung. Selain itu, dulu curugnya sangat bagus sehingga banyak wisatawan yang mandi di curug tersebut.

Baca juga:  Warga Minta IPAL Bermasalah Ditutup

Ia menambahkan, berbagai jenis ikan dapat dipancing di Curug Gondoriyo ini, seperti ikan sapu-sapu, wader, dan lele. “Mungkin ini mulai asat dan sekarang banyak sampahnya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Salah satu wisatawan, Angel mengatakan, ia dan temannya jauh-jauh dari Kendal untuk mengunjungi Curug Gondoriyo karena penasaran. Diakui, ia sedikit kecewa karena menurut informasi yang beredar curug tersebut sangatlah bagus untuk dikunjungi, namun kenyataannya berbanding terbalik, “Saya kecele, mas. Karena di Google fotonya bagus. Sampai sini kok gini,” ungkapnya.

Pengunjung lain, Sugeng mengaku, jauh-jauh dari Kendal untuk berkunjung ke Curug Gondoriyo bersama keluarganya. “Saya kira banyak orang jualan,” jelasnya.

Baca juga:  Sempat Buron, Komandan 'Gangster69' Ditembak

Ia berharap perawatan wisata Curug Gondoriyo segera ditingkatkan lagi. Karena tempat tersebut didukung oleh keindahan alam yang menarik, yakni terdapat hamparan sawah di sampingnya, dan dikelilingi oleh pepohonan sehingga udaranya sejuk. Meskipun harus menuruni 100 tangga lebih. “Semoga pengelolaannya lebih baik lagi,” harapnya. (fgr/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya