alexametrics

Biaya Umrah Diprediksi Naik, Ini Penyebabnya

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Biaya ibadah umrah diprediksi naik hampir 40 persen. Itu karena ada regulasi keamanan dan kesehatan di masa pandemi yang harus diberlakukan.

Sebelumnya, paket umrah termurah mencapai Rp 22 juta. Sedangkan masa pandemi ini, membengkak hingga Rp 37 juta. Biro umrah saat ini tengah menunggu kejelasan Kemenag (Kementerian Agama) terkait regulasi umrah yang belum jelas arahnya.

“Kami sebagai biro umrah juga masih menunggu kepastian pembukaan umrah dalam bentuk regulasi ini,” kata Bambang Riyanto, owner Biro Umroh Saibah Kota Semarang.

Bambang belum tahu pasti apakah nantinya satu kamar di Arab Saudi hanya diisi dua jamaah, atau kapasitas bus boleh penuh atau separo. Selain itu, bagi jamaah umrah diwajibkan karantina dan mendapat vaksin booster. “Karena regulasi itu berpengaruh terhadap biaya umrah,” ujarnya.

Baca juga:  Waduk Jatibarang Ditutup Sementara, Hanya Puluhan Pemancing yang Rajin Datang di Pagi Buta

Selain itu, terdapat informasi untuk berangkat jamaah umrah tiga hari dan pulang delapan hari. Itu juga akan berdampak pada pembiayaan. “Jika biaya tambahan itu ditanggung pemerintah ya tidak apa-apa. Karena paling murah biaya umrah itu Rp 22 juga. Jika diberlakukan regulasi tambahan, kami memprediksi biayanya membengkak sampai Rp 37 juta,” tuturnya.

Mendengar informasi akan dibukanya ibadah umrah untuk jamaah Indonesia, Bambang merasa bersyukur. Akan tetapi, pemerintah Arab Saudi hingga kini belum memberikan informasi secaa resmi. Selain itu, pihak provider visa juga belum memberikan keterangan resmi ketika dihubunginya.

“Walaupun ada informasi pembukaan umrah, tapi jika tidak ada pembukaan visa umrah dan penerbangan ke Arab Saudi berarti pemerintah hanya memberi harapan palsu,” ungkapnya.

Baca juga:  Kapolda dan Pangdam Turun Tangan Bagikan Sembako

Ia berharap, ketika ibadah umrah telah dibuka, supaya tidak membebani masyarakat. Selain itu, di tempatnya ada sekitar 200 orang yang tertunda keberangkatan ibadah umrahnya. “Jika mereka dibebani biaya tambahan, pastinya akan keberatan,” tandasnya. (cr8/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya