alexametrics

Warga Tambak Mulyo Tukar Sampah Jadi Sembako

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) kembali lakukan aksi tukar sampah jadi sembako. Tak hanya orang tua, anak-anak juga antusias menukarkan sampah dengan cara unik itu.

Senin (11/10/2021) sejak pukul 07.00 WIB, Pasar Krempyeng di RW 13 Tambak Mulyo, Semarang Utara ramai diserbu masyarakat dan anak-anak. Mereka antusias menukarkan sampah yang ada di rumahnya dengan bahan sembako, jajanan, serta sayuran.

“Kegiatan ini juga sebagai penyadaran dan edukasi kepada masyarakat. Bahwa sampah juga bisa bernilai rupiah,” kata Slamet Ari Nugroho, ketua KNTI Kota Semarang.

Sebelumnya, sampah-sampah yang dibawa tetap ditimbang dulu. Kemudian baru ditentukan harganya. setelah itu, baru ditukarkan sembako, jajanan, atau sayuran.

Baca juga:  Ganjar Jadi Warga Kehormatan Kauman Jadi Kampung Hafidz Quran

Adapun penukaran sampah ini tidak ada batas minimal. Semakin banyak sampah yang ditukar semakin bagus hasil yang didapat. Rencananya, Pasar Krempyeng ini akan dilakukan dua minggu sekali. Dan tidak hanya di wilayah Tambak Lorok saja.

Namun hal itu belum terlaksana lantaran masih pandemi. Setelah sampah-sampah itu terkumpul, kemudian dijual lagi ke pengepul untuk mendapatkan modal membeli sembako.

Salah satu warga Tambak Mulyo yang menukarkan sampah dengan sembako mengaku senang. Ia merasa terbantu, lantaran tidak perlu mengeluarkan uang untuk mendapat sembako dan sayuran. “Ya senang. Ternyata sampah juga bisa jadi hasil. Ini saya nukar botol plastik sama kardus bekas,” ujar Musni, 62. (cr8/ton)

Baca juga:  Penyekatan Selesai, 39.494 Kendaraan Terpaksa Putar Balik

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya