alexametrics

Heboh ‘Mobil Goyang’ Semarang, Ternyata Sering Terjadi di Banjir Kanal Barat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Seorang laki-laki dan perempuan tepergok warga tengah berbuat mesum di dalam mobil. Aksi ‘mobil goyang’ itu dilakukan di Jalan Bojong Salaman, kawasan Sungai Banjir Kanal Barat, Semarang, Selasa (21/9/2021) sekitar pukul 15.00. Video penggerebekan aksi mesum pasangan ini sempat viral di media sosial.

Informasi yang diperoleh koran ini menyebutkan, kedua pelaku berbuat mesum di mobil Toyota Agya warna silver bernopol H 8730 BZ. Di kaca belakang mobil tertempel stiker bertuliskan Faculty of Medicine atau Fakultas Kedokteran salah satu PTN ternama di Kota Semarang.

Aksi keduanya dipergoki pengendara motor yang melintas di lokasi tersebut. Awalnya, pengendara motor berinisial DY itu tanpa sengaja melihat kedua pelaku sedang berciuman di dalam mobil.

Baca juga:  Butuh Rp 430 Triliun Uang Masuk Usulkan Land Banking System

Pas melintas itu saya sempat lihat laki-laki dan perempuan ciuman dengan posisi duduk di jok depan,” ungkap pria yang enggan disebut nama lengkapnya itu kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu  (22/9/2021).

Awalnya, DY tak menghiraukan adanya kejadian itu. Namun saat kembali melewati Jalan Bojong Salaman, ia masih melihat mobil Agya tersebut berhenti dengan mesin dihidupkan. Nah, saat dilihat, pasangan di dalam mobil sudah tidak tampak.

“Tapi anehnya, mobilnya kelihatan goyang-goyang. Saya lalu memarkir motor sekitar 15 meter dari mobil itu. Saya jalan kaki menuju mobil itu sambil merekam pakai kamera HP. Saya dekati, ternyata pasangan ini sedang berbuat mesum di mobil. Keduanya tidak tahu kalau saya datang,” jelasnya.

Baca juga:  Hadapi Pesonas, 50 Siswa SLB Latihan Pencak Silat

Berdasarkan rekaman video yang beredar, keduanya melakukan mesum dengan cara sandaran jok depan ditarik hingga 180 derajat, yang digunakan sebagai alas. Posisi laki-laki di sebelah kanan sembari tidur memeluk perempuan yang di sebelah kiri. Tampak si pria mengenakan baju hitam dan celana cokelat. Sedangkan wanitanya mengenakan baju putih dan celana motif hitam putih.

Pasangan tersebut terkejut saat DY datang, dan mengetok-ngetok kaca mobil. Spontan keduanya berusaha menutupi wajahnya. Setelah itu, kedua pelaku tancap gas karena mesin mobil dalam kondisi hidup.

“Kabur ke arah Jembatan Pleret. Gak kenal orangnya juga. Kalau pelat mobilnya depannya H, ya mungkin warga Semarang sini,” katanya.

DY mengaku tak mengejar mobil tersebut dengan alasan sudah membubarkan kejadian yang tidak pada tempatnya. Menurutnya, perbuatan yang dilakukan pasangan sejoli ini sangat meresahkan masyarakat dan pengguna jalan.

Baca juga:  Data Sioux Ular Indonesia, Sepanjang 2021 Sudah Ada 25 Orang Meninggal Digigit King Cobra

Monggo mau gituan, itu hak tiap orang. Tapi  ya pada tempatnya, jangan di pinggir jalan seperti itu,” ucapnya.

Ia menyebut kejadian serupa tidak hanya terjadi di Jalan Bojong Salaman saja. Pihaknya juga kerap menjumpai hal sama di sepanjang Banjir Kanal Barat mulai Jalan Kokrosono, Jalan Basudewo, dan Semarang Indah, serta kawasan Kalibanteng, dan Gajahmungkur. Bahkan pernah menjumpai pasangan telanjang berhubungan intim di dalam mobil.

“Kalau sekadar duduk di mobil atau ngobrol bercandaan ya masih wajar. Tapi kalau sudah seperti itu kan meresahkan,” katanya. (mha/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya