alexametrics

Warga Karangjangkang Blok Atas Akhirnya Bongkar Rumah Secara Mandiri

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Warga Kampung Karangjangkang blok atas mulai membongkar rumahnya secara mandiri. Kesepakatan itu lahir demi menghindari bentrok.

Berdasarkan kesepakatan, warga menerima tali asih sebesar Rp 40 juta dari pemilik tanah Putut Sutopo dan akan membongkar rumahnya sendiri dalam kurun waktu 3 minggu.

Ada empat rumah milik warga yang mulai dibongkar. Sebenarnya, warga pun sedih meninggalkan tempat itu. Namun, apa daya. Bertahun-tahun berjuang mempertahankannya tidak membuahkan hasil. “Kalau bongkar sendiri kan banyak barang yang bisa diselamatkan,” kata Roni, 44, kepada Jawa Pos Radar Semarang Selasa (21/9/2021).

Warga lainnya, Bambang, 55, mengaku sudah menempati wilayah itu sejak tahun 1985. Sama seperti Roni, saat itu dirinya mendirikan rumah dengan diawali membeli tanah garapan. Tahun 1973 ia membelinya dengan harga Rp 500 ribu.

Baca juga:  Radar Semarang Terima Penghargaan

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengaku bersyukur sudah ada empat rumah yang dibongkar oleh pemiliknya. Ini menunjukkan bahwa warga yang beritikat baik dan taat aturan hukum yang berlaku.

“Silahkan bongkar sendiri. Amankan barang yang masih bisa digunakan. Tapi kalau warga merasa keberatan merobohkan tembok karena terlalu sulit, ya tinggal saja. Nanti biar kami dan pemilik tanah yang merobohkannya,” terangnya.

Ia pun mengaku optimistis warga bisa menepati pembongkaran dalam 3 minggu ke depan. Pihaknya juga akan membantu jika memang warga memerlukan bantuan. Fajar pun meninjau langsung ke sana tanpa menggunakan atribut dan pengawalan ketat. Menurutnya, hal itu salah satu langkah humanis kepada warga.

Baca juga:  Edarkan Sabu, Diberi Upah Rp 10 Juta

“Warga juga sudah punya itikad baik. Makanya saya enggak pakai seragam. Ada saatnya tegas. Ada saatnya secara kekeluargaan, seperti sering ketemu,” terangnya. (cr9/ida)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya