alexametrics

Sudah Dua Minggu, Truk Molen yang Nyungsep di Warung Makan Belum Dievakuasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sudah dua minggu lebih truk molen yang nyungsep di Jalan Raya Mangkang, belum dievakuasi. Tepatnya di depan Warung Makan Bu Maya sebelah Musala At Thohirin.

Truk molen pengaduk beton itu terlihat dalam kondisi rusak parah. Oli berceceran dan roda sobek tak beraturan.

Karena sudah lama didiamkan, debu-debu menutupi truk. Beton di dalamnya pun sudah mengering. Mesin trus mati seketika saat peristiwa terjadi.

“Ganti rugi udah clear seminggu habis kejadian,” ujar Maya, pemilik warung.

Teras warung makannya habis dihantam truk. Kanopi teras hancur. Ujung kiri bangunannya juga ambrol. Namun Maya hanya menerima ganti rugi sebesar Rp 8 juta.

Ia tak tega meminta lebih karena semua kerugian dibebankan sopir. Perusahaannya tak menyumbang dana ganti rugi sama sekali.

Baca juga:  Bisnis Taksi Hidup Segan Mati Tak Mau, Sebagian Pilih Jual Armada, Kembangkan Bisnis Kargo

Posisi truk yang terperosok di sana memang cukup mengganggu pengguna jalan. Orang yang melintas keheranan pada kondisi truk yang diabaikan melintang. Adi penjual es di sebelah masjid pun mengaku terganggu.

“Sekarang pasti udah makin susah ditarik kalau betonnya udah kering di dalem,” ungkap Maya.

Para pelanggan di warungnya pun terus bertanya soal truk itu. Dikatakan, menurut kesepakatan dengan polsek setempat, truk akan dibereskan saat urusan ganti rugi selesai. Namun hingga sekarang tak ada penindakan.

Meski begitu Maya bersyukur karena saat peristiwa terjadi pukul 04.00 pada 5 September, ada truk trailer bermuatan ikan yang parkir di dekat warungnya. Sehingga truk molen tidak langsung menghantam tempat tinggalnya karena terbentur trailer lebih dulu.

Baca juga:  Kebut Revitalisasi Polder Tawang, Targetkan Rampung Mei

Maya sangat berharap truk segera disingkirkan. Sehingga ia dapat merenovasi kembali teras rumahnya. Dan usahanya bisa kembali normal. (taf/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya