alexametrics

Terhambat Ahli Waris, Balai RW VI Peterongan Mangkrak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang Pembangunan balai RW VI, Kelurahan Peterongan, Kecamatan Semarang Selatan, sudah dua tahun ini mandek. Bangunannya mangkrak. Konstruksi besi karatan. Tiang-tiangnya mulai keropos. Sekelilingnya ditumbuhi tanaman liar. Dulu, pembangunannya menelan anggaran Rp 150 juta.

Lurah Peterongan, Maria Sri Hastuti menjelaskan, tahun ini sudah dirembug di musrenbang di tingakat kelurahan dengan melibatkan pengurus RT maupun RW setempat. Pihaknya mengklaim, saat ini tinggal menunggu persetujuan anggaran. Dalam musrenbang muncul angka Rp 200 juta untuk menyelesaikan balai RW tersebut.

“Musrenbang sudah disampaikan kepada kecamatan tahun 2021, tinggal menunggu saja. Rencana anggarannya sampai 200 juta rupiah,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (31/8/2021).

Baca juga:  Layanan E-KTP Kembali Aktif, Sehari Hanya Layani 25 Pemohon

Maria yang menjabat Lurah Peterongan pada 2019 mengaku prihatin melihat kondisi balai RW VI mangkrak. Menurutnya, jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan runtuh dan membahayakan warga.

Sekretaris Kelurahan Peterongan Robby Andi Hapsaktono menjelaskan, proses pembangunan terhenti lantaran ada ahli waris yang tidak setuju balai RW di bangun di atas tanahnya. “Dalam sertifikat tanah sudah ada keterangan untuk umum, namun dari ahli waris tidak mau membaca yang itu,” katanya.

Terpisah, Camat Semarang Selatan Eko Yuniarto mengatakan, musrenbang tentang balai RW VI Peterongan pernah dilaksanakan pada 2018. Saat itu pihak RW memaksakan pembangunan meski anggaran tidak mencukupi. Menurutnya, desain balai RW sebelumnya sudah disetujui. Namun saat pembangunan diprotes dan dianggap kurang tinggi bangunannya. Pengerjaan pun terpaksa dihentikan. Anggaran dialihkan ke taman.

Baca juga:  GMBI Distrik Semarang Raya Dampingi Korban Penggelapan

“Dari Pak RW VI akan mengajukan ke Disperkim, sampai sekarang belum tahu. Kalau sudah di musrenbang kelurahan sudah dimasukkan, otomatis kami sudah tahu. Tergantung warganya juga sih,” tuturnya. (cr6/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya