alexametrics

Ambulans Warga Terkendala Biaya Operasional

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang seharusnya memberikan support terhadap operasional ambulans warga. Pasalnya, keberadaan ambulans yang dipinjamkan secara gratis ini turut meringankan beban pemerintah juga.

“Kami menyayangkan biaya operasional ambulans gratis ini belum dibantu secara maksimal oleh pemerintah,” kata Ketua RW 1 Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan, Dadang, 60, kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Selama ini, tuturnya, biaya operasional ambulans yang dikelola warga berasal dari uang suka rela bagi yang memanfaatkan pemanfaatan ambulans. Bahkan, iuran warga di RW 1, kadang diambilkan dari dana RT, serta ada juga sokongan dari pihak donatur.

“Selama pandemi Covid-19, permintaan pinjam ambulans RW 1 Kelurahan Lamper Kidul sangat tinggi. Namun tiap hari maksimal hanya mampu melayani dua kali permintaan warga yang membutuhkan, pagi-siang dan sore-malam,” katanya.

Baca juga:  Edarkan Sabu, Diberi Upah Rp 10 Juta

Diakuinya, ambulans warga ini didapatkan tahun 2017 silam. Ketika dirinya menjadi ketua RT 7 RW 1. Kala itu, ada warga yang kesulitan mencari ambulans untuk menuju ke pemakaman. Kemudian tahun 2017, Dadang menjabat sebagai ketua RW 1, berinisiatif mencari ambulans dengan cara mencari donator dari luar Kota Semarang. “Setelah saya kumpulkan, bersyukur dananya mencukupi untuk membeli satu unit ambulans,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (4/8/2021).

Diakui, ambulans yang semula hanya untuk mengantarkan jenazah dan mengantarkan orang sakit ini telah berkembang. Bahkan, sudah banyak fasilitas lainnya, seperti peralatan pemularasan jenazah yang lebih komplet,

“Jadi di ambulans ini bukan hanya armada untuk mengantarkan saja, namun ada juga keranda, kain kafan, dan alat mandi untuk jenazah. Kami memiliki tukang gali kubur dan sopir ambulans jika dibutuhkan oleh orang yang terkena musibah,” katanya.

Baca juga:  Kota Semarang Akan Tambah 1 SMP Negeri, Di Mana?

Meski begitu, kekurangan dari ambulans ini, belum ada peralatan kesehatan seperti tabung oksigen dan kelengkapan lainnya. “Harapannya ambulans ini jarang dipakai. Artinya warganya sudah sehat semua,” katanya. (cr6/ida)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya