alexametrics

14 Ruas Jalan di Kota Semarang Sudah Dibuka Lagi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – PPKM Level 4 kembali diperpanjang hingga 9 Agustus mendatang. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi tidak melakukan modifikasi apapun pada aturan yang sudah diberlakukan sebelumnya di Kota Semarang. Hendi –sapaan akrab wali kota– tetap sejalan dengan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat tersebut.

Ya kan Pak Presiden sudah menyampaikan untuk  PPKM Level 4 diperpanjang, khususnya Jawa dan Bali dari tanggal 2 Agustus sampai 9 Agustus. Maka sesuai dengan yang disampaikan Pak Presiden, dan juga instruksi Mendagri, kita yang di Kota Semarang juga akan melakukan perpanjangan tersebut,” tutur Hendi kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Meski begitu, Hendi mengungkapkan, pada perpanjangan PPKM Level 4 tidak ada lagi ruas jalan yang dilakukan penyekatan. Dengan begitu, maka 14 ruas jalan yang sebelumnya masih ditutup pada pemberlakuan PPKM Level 4 pertama, kini telah difungsikan kembali.

Baca juga:  Gedung PN Semarang Ambrol, Papan Nama Ambruk

“Secara umum pada perpanjangan PPKM Level 4 ini, di Kota Semarang sama dengan yang sudah diberlakukan kemarin. Hanya kami telah bersepakat dengan Pak Kapolrestabes dan teman-teman Forkopimda untuk mulai membuka sekat-sekat ruas jalan yang ada di Kota Semarang,” terangnya.

Adapun 14 ruas jalan yang sebelumnya ditutup, dan telah dibuka kembali adalah Jalan Dr Wahidin, Jalan Gajah, Jalan Kranggan, Jalan Gemah Raya, Jalan Karangrejo, Jalan Tumpang Raya, Pintu Air Sendangmulyo, Karanganyar, Hasanudin, Pusponjolo Timur, Wonodri Sendang,Wismasari, dan Jalan RM Hadi Subeno.

Di sisi lain, Hendi berharap dengan angka Covid-19 di berbagai daerah di Jawa dan Bali yang mulai berangsur menurun, ke depannya semua dapat lepas dari status PPKM Level 4, termasuk Kota Semarang.

Baca juga:  Operasi Patuh Candi, Satlantas Polrestabes Semarang Bagi Sembako dan Vaksinasi

“Kita tunggu saja mudah-mudahan setelah ini akan banyak daerah-daerah yang dapat menurunkan angka Covid, angka kematian, dan dapat menekan pertumbuhan pasien covid, termasuk Kota Semarang,” tandas Hendi. (BBS/den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya