alexametrics

Dua Gedung Mangkrak Seharusnya Bisa Dikerjasamakan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Tidak terurusnya dua gedung di Kawasan Simpang Lima, yakni Gajahmada Plaza dan eks Super Ekonomi mendapat sorotan dari kalangan wakil rakyat. Apalagi pemkot tengah gencar mempercantik ikon Kota Semarang ini. Tentu diharapkan bangunan sekitarnya bisa menyesuaikan.

Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman menjelaskan, jika pemkot sebenarnya memiliki program peningkatan sarana di Simpang Lima. Misalnya, rencana megaproyek simpang susun.

“Kalau dari kaca mata dewan tentu pembangunan di Simpang Lima ini sudah bagus, seharusnya bangunan di sekelilingnya menyesuaikan dan dirawat dengan baik,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (2/8/2021).

Pilus –sapaan akrabnya—menjelaskan, jika DPRD sebenarnya sudah memberikan masukan ke pemkot agar menghubungi pemilik gedung. Maksudnya, agar bisa membangun gedung dengan cara mencari investor.

Baca juga:  Pemkot Semarang Siapkan Sanksi untuk ASN yang Nekat Mudik

“Bisa menggandeng investor, dibangun hotel atau mal atau apa saja agar bisa mendukung keindahan di Simpang Lima, sehingga tidak kesehan kumuh,” tuturnya.

Dia berharap agar pemilik gedung bisa melakukan kerja sama. Pemkot, kata dia, siap menjebatani atau mencari investor sendiri untuk membangun gedung yang dimiliki. Tujuannya, agar estetika di Simpang Lima bisa terjaga.

Disinggung masalah kendala pemilik, Pilus mengaku tidak mengetahui secara pasti. Namun dari segi aset dan letaknya yang ada di jantung Kota Semarang, menurutnya, banyak investor yang tertarik memiliki potensi besar dari segi bisnis.

“Mungkin saja, ada kendala dari pemilik yang bukan perseorangan atau gedung itu milik bersama. Namun dari segi investasi sangat menarik karena lokasinya strategis,” katanya. (den/aro)

Baca juga:  Batik Warna Netral Lebih Disukai Konsumen, Sisi Mana yang Menarik?

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya