alexametrics

Sediakan Dropbox Sampah Infeksius untuk Pasien Isoman

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang -Timbulan sampah medis dan infeksius yang tergolong limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) meningkat sejak pandemi Covid-19. Mengatasi hal itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Semarang membagikan tong sampah atau dropbox khusus di rumah isolasi yang tersebar di tiap kelurahan.

Kepala DLH Semarang Sapto Adi Sugihartono melihat banyak pasien isolasi mandiri di rumah yang bingung mengelola timbulan sampah medisnya. Membahayakan bila masker atau tisu bekasnya asal dibuang bersama sampah rumah tangga.

“Kemungkinan besar masker yang dipakai itu infeksius, berisiko menularkan virus bila salah kelola. Makanya kami sediakan dropbox khusus di kelurahan, supaya pasien isoman bisa membuang sampah infeksiusnya ke sana,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Baca juga:  Rencana Awal akan Dimakamkan di Samping Makam Sang Ayah

Menurutnya sampah infeksius pasien isoman memerlukan penanganan yang tepat untuk mencegah penularan. Oleh karena itu, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang agar tenaga kesehatan (nakes) ikut mengarahkan pasien isoman mengumpulkan sampahnya dan membuang di dropbox yang disiapkan di kelurahan.

“Masker itu kan kalau mau dibuang harus digunting dulu lalu disemprot hand sanitizer. Habis itu digulung jadikan satu di plastik sebelum dibuang biar aman,” jelasnya.

Sebagai permulaan, pihaknya meletakkan dua tong sampah medis di rumah isolasi Kelurahan Meteseh, Tembalang, Kamis (15/7) kemarin. Selanjutnya ia akan menyebarkan tong tersebut untuk drop box sampah infeksius di 177 kelurahan di Semarang. Dengan upaya tersebut dinilai dapat menekan angka penyebaran covid-19. Selain itu mengurangi timbulan sampah di TPA Jatibarang.

Baca juga:  Belum Ada Tanda-Tanda Lonjakan, Kurangi Produksi Kolang-Kaling

“Sampah dari pasien termasuk B3, jadi pengelolaannya sama dengan sampah medis infeksius lainnya. Dimusnahkan dengan incinerator khusus,” ujarnya.

Rencananya, DLH akan mengangkut sampah medis yang terkumpul di dropbox tiap kelurahan. Lalu mengirimkannya ke rumah sakit atau perusahaan yang memiliki pengolahan limbah B3, seperti halnya PT Wastec. Demikian sampah pasien isoman tertangani dengan tepat. (taf/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya