alexametrics

Begini Nasib Warung yang Kena Semprot Satpol PP saat Operasi PPKM

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Warung yang sempat viral di media sosial di Jalan KH Wahid Hasyim karena disemprot petugas Satpol PP ternyata salah sasaran. Pedagang kios tersebut mengaku telah melakukan metode bungkus atau take away sejak imbauan pemerintah. Bahkan beberapa pedagang setempat libur pada Hari Senin kemarin.

“Itu yang duduk di sini (kiosnya) itu orang-orang yang mau beli emas di Semar Nusantara. Tapi di sana sesak, makanya pada nunggu di sini. Eh tapi malah dikira pembeli yang makan di tempat,” keluh Titin kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Memang sudah menjadi rahasia publik toko emas kondang itu tak pernah sepi. Bahkan jelang Lebaran kemarin dipadati pembeli. Pedagang pempek itu sangat menyayangkan aksi Damkar tersebut. Kini atap tendanya bolong besar akibat siraman air yang keras kemarin. Para penjual jajanan sepi lantaran takut diusir. Pembeli dagangannya pun ikut sepi. “Padahal kami sudah nggak makan di tempat. Gara-gara kejadian kemarin viral, sekarang nggak ada yang jajan ke sini,” celetuknya.

Baca juga:  Setelah Operasi karena Kecelakaan Sepeda, Ganjar Langsung Cek Perkembangan Covid-19 di RSUP Kariadi

Saat koran ini mengunjungi pada pukul 14.00 hanya ada satu pembeli yang melarisi. Ia sangat senang dan mengucap syukur dengan suara nyaring. Dari yang biasanya menghabiskan 100 pempek lebih, kini sepuluh pun tak sampai. “Ya Allah Alhamdulillah, akhirnya ada yang beli,” ujarnya. (taf/ida)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya