alexametrics

Perkara Banyak, Kerumunan di Pengadilan Negeri Tak Bisa Dielakkan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kerumunan masih terjadi di tengah pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali. Meski seharusnya semua kegiatan dikurangi agar tidak menimbulkan kerumunan, tidak demikian di Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Seperti biasa, gedung PN selalu banyak pengunjung yang datang silih berganti sembari menunggu jadwal sidang. Berdasarkan pantauan di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Semarang, ratusan perkara perdata dan pidana dijadwalkan untuk sidang pada Senin (5/7/2021).

Hal tersebut dibenarkan Humas PN Semarang Eko Budi Supriyanto. Pihaknya mengakui masih banyak sidang yang digelar di PN Semarang. Makanya, masih ditemukan kerumunan baik di dalam ruang sidang maupun di luar ruang sidang.

Baca juga:  Gelar Pasar Senggol Rekatkan UMKM

“Masih ada sidang-sidang pidana yang masa tahanannya tidak bisa diperpanjang dan mau habis. Ini tidak bisa ditunda lagi,” kata Eko saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Semarang.

Sebenarnya, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada masyarakat pencari keadilan dan penasehat hukumnya agar menerapkan protokol kesehatan (prokes). Terutama memakai masker dan jaga jarak. Baik saat dalam ruang sidang maupun di lingkungan PN Semarang. Namun, kerumunan masih saja terjadi.

“Upaya kami ya sebatas imbauan. Pihak PN sudah mengumumkan untuk prokes. Tapi karena memang perkaranya banyak, masyarakat inginnya dilayani cepat, jadi serba salah,” tambahnya.

Saat ini, pihaknya sedang mencari solusi untuk mengatasi hal tersebut. Tak dipungkiri, kondisi tersebut dikhawatirkan berpotensi menyebabkan terjadinya penularan Covid-19. Mengingat Kota Semarang masuk zona merah. Bahkan saat ini sedang diberlakukan PPKM Darurat hingga 20 Juli mendatang. (ifa/ida)

Baca juga:  Selamat Datang 3.873 Calon Mahasiswa Unnes

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya