alexametrics

Kejar Target, Semarang Punya 64 Sentra Vaksinasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi terus berupaya membangun sistem vaksinasi yang baik. Dengan harapan target vaksinasi terpenuhi, dan masyarakat mendapat pelayanan yang nyaman. Terpenting tertib, dan tidak memicu kerumunan.

Pemkot Semarang sendiri telah membangun sistem online dalam pendaftaran vaksinasi. Selain itu, memperbanyak sentra vaksinasi. Terbaru, menambah tiga lokasi. Yakni, di kantor Kecamatan Pedurungan, kampus Udinus, dan kampus Unika Soegijapranata. Ketiga sentra vaksinasi tersebut melengkapi 64 sentra vaksinasi reguler yang telah ada di Kota Semarang, yakni pada 37 Puskesmas dan 27 rumah sakit.

Kemarin (28/6/2021), Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melakukan peninjauan ke tiga lokasi sentra vaksinasi tersebut. Hendi –sapaan akrab wali kota, ingin memastikan proses vaksinasi berjalan lancar.

Baca juga:  Duel Klasik Penuh Gengsi

Hendi menekankan, penambahan sentra vaksinasi di Kota Semarang sebagai bentuk kontribusi dalam pencapaian target vaksinasi oleh pemerintah pusat, yaitu sebanyak 1 juta vaksin setiap harinya. Dengan mendirikan banyak sentra vaksinasi, Hendi optimistis Kota Semarang mampu melakukan vaksinasi kepada 6.000 warga setiap harinya.

“Hari ini (kemarin) kami melakukan checking proses pemberian vaksinasi yang ada di tiga sentra vaksinasi, yaitu di kantor Kecamatan Pedurungan, Udinus, serta Unika. Dengan begini, maka selain vaksinasi reguler di Puskesmas dan rumah sakit, masyarakat juga dapat mendapatkan vaksin melalui sentra vaksinasi khusus yang didirikan,” terang  Hendi.

“Kami sendiri punya target setiap harinya minimal lima ribu sampai enam ribu warga dapat terlayani program vaksinasi,” tegas wali kota.

Baca juga:  Anggota DPRD Kerahkan Massa Usir Penghuni Rumah

Di sisi lain, Hendi berharap pendaftaran vaksinasi melalui sistem online yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Semarang tidak mempersulit masyarakat untuk mendapatkan vaksin. Masyarakat semakin nyaman dan tidak berkerumun. “Jangan sampai kesannya mau sehat malah kruntelan atau berkerumun. Sehingga justru berpotensi menjadi klaster penularan Covid-19,” tandasnya.

Hendi pun menekankan dari hasil pantauan, pelayanan pada sentra vaksinasi di Kota Semarang berjalan cukup nyaman dengan manajemen antrean. Penataan serta pendaftaran online yang baik.

Hendi mengapresiasi langkah serta dukungan berbagai pihak dalam menyediakan fasilitas layanan sentra vaksinasi. Termasuk yang telah dibuka sebelumnya di kampus UIN Walisongo, Sam Poo Kong, serta di gedung Gradhika Bhakti Praja. (BBS/aro)

Baca juga:  Minimalisir Kejahatan, Tiap RT di Kota Semarang Sudah Punya CCTV

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya