Tukar Sampah dengan Sembako dan Sayuran

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Banyak cara dilakukan untuk meminimalisasi sampah. Cara unik dilakukan warga Tambaklorok, Minggu (30/5/2021) kemarin. Warga menggelar Pasar Krempyeng. Di sini, warga boleh menukarkan sampah dengan bahan sembako, jajanan, serta sayur-sayuran.

Meski begitu, sampah-sampah tersebut tetap ditimbang dulu. Baru ditentukan harganya. Besi dihargai Rp 4.100/kg, kertas Rp 2.100/kg, plastik Rp 1.600/kg, dan aluminium Rp 11.600/kg. Setelah itu, baru ditukarkan sampah.

Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Divisi Pemberdayaan Perempuan, Septina Dwi Aryani yang menginisiasi kegiatan tersebut menjelaskan, kegiatan ini untuk mengedukasi warga. “Ini untuk memberikan pengetahuan dan edukasi kepada warga bahwa sampah ternyata bermanfaat,” katanya.

Rencananya Pasar Kremyeng ini, akan dilakukan dua mingu sekali. Harapannya melalui kegiatan ini, sampah berkurang atau hilang sama sekali sehingga kawasan Tambaklorok menjadi bersih.

Baca juga:  Pasar Krempyeng Mulai Bergeliat

“Banyak kegiatan kebersihan yang komunitas lakukan di kampung ini. Tapi bersihnya hanya sebentar, sudah kotor lagi. Bagaimana dapat menjadi kampung wisata, kalau sampah masih melimpah d,” paparnya.

Salah seorang warga, Ngatiyem mengaku, dengan adanya Pasar Kremyeng sangat membantu warga membersihkan Kampung Tambaklorok. “Dengan adanya Pasar Kremyeng ini menjadikan semangat warga untuk ikut membersihkan lingkungannya,” katanya. (hid/ida)



Baca artikel dan berita terbaru di Google News

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya