alexametrics

Ada Agenda Besar dari Pertemuan Gerindra dan PDI Perjuangan Jateng?

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Wacana duet Prabowo Subianto-Puan Maharani di Pilpres 2024 semakin santer. Pimpinan Partai Gerindra Jateng bahkan menyambangi langsung pimpinan DPD PDI Perjuangan Jateng di Panti Marhaen. Selain Pilpres 2024, Pilgub Jateng disinyalir menjadi agenda besar dalam pertemuan tersebut.

Pucuk pimpinan dari kedua belah pihak hadir. Dari DPD PDI Perjuangan Jateng hadir Ketua Bambang Wuryanto, Sekretaris Bambang Kusriyanto, dan Bendahara Agustina Wilujeng. Dari Gerindra, hadir Ketua Abdul Wachid, Sekretaris Sriyanto Saputro dan Bendahara Heri Pudyatmoko. Pertemuan berlangsung tertutup selama kurang lebih satu jam. Usai pertemuan, kedua pimpinan partai politik (parpol) menyatakan hanya sebatas silaturahmi karena masih dalam rangka Lebaran. “Kami silaturahmi. Kalau orang politik, ya ngobrol soal politik. Ya biasa lah,” kata Ketua DPD Gerindra Jateng Abdul Wachid usai acara silaturahmi kebangsaan di Panti Marhain Sabtu (29/5/2021).

Baca juga:  Asyik Ngobrol, Temukan Elang Laut

Kedua petinggi parpol tidak secara langsung menyebutkan pertemuan berkaitan dengan pencalonan Prabowo-Puan. Hanya saja sinyal itu semakin kuat dengan obrolan politik dan tentunya membangun Jateng semakin lebih baik. “Pertemuan antarpimpinan parpol untuk menjaga kesejukan suasana. Biar di Jateng adem,” ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto.

Kalau masalah koalisi, semua wewenang dari pusat. Tapi iapun menyatakan semua kader tegak lurus. Bahkan pertemuan itu sudah ditindaklanjuti di semua daerah di Jateng. “Orang politik yang ngobrol politik ya namanya brainstorming semata. Kalau koalisi kewenangan DPP,” tegasnya.

Bambang Wuryanto dan Abdul Wachid sama-sama ingin bisa berkontribusi membangun Jateng. Jateng harus jadi contoh, untuk para pemimpin berembug, duduk bareng ngobrol bareng. Agar rakyat tenang. “Kami tak ingin antarparpol bertikai dan membuat suasana masyarakat tak kondusif. Padahal untuk menjalankan pembangunan yang optimal butuh suasana yang adem,” tambah Abdul Wachid. (fth/ida)

Baca juga:  Lima Pekerja Tersengat Listrik

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya