alexametrics

Kuota Prioritas Anak Nakes 5 Persen di PPDB SMA/SMK Jateng

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – SEMARANG – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Jateng 2021 akan dimulai Juni mendatang. Berbeda dengan tahun lalu, pada PPDB kali ini akan dilakukan melalui lima jalur.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng Hari Wuljanto menyebutkan kelima jalur tersebut, yakni jalur anak tenaga kesehatan (nakes), jalur afirmasi keluarga tidak mampu, jalur prestasi, perpindahan orang tua, dan zonasi.

“Kemarin (PPDB 2020) kan tidak ada jalur anak nakes,” kata Hari kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (21/5).

Menurut Hari, prioritas jalur anak nakes tersebut sebagai bentuk penghormatan dalam menangani pasien Covid-19. Meski begitu, kuota yang diberikan khusus anak nakes tidaklah banyak, hanya 5 persen saja. Yang terbanyak masih kuota zonasi yang mencapai 55 persen.

Hari menyebutkan, untuk kuota jalur keluarga tidak mampu sebesar 15 persen, kuota jalur prestasi 20 persen, dan kuota jalur perpindahan orang tua 5 persen.

Baca juga:  Rampung, Operasional Museum Bubakan Tunggu Izin Provinsi

Selain itu, lanjutnya, khusus jalur siswa kategori tidak mampu, tidak perlu memakai surat keterangan tidak mampu dari kelurahan atau SKTM. Karena data akan langsung terintegrasi dengan Kementerian Sosial maupun Dinas Sosial. “Jadi peluang untuk membuat SKTM palsu tidak ada, karena data langsung terintegrasi pusat,” ujarnya.

Dijelaskan, saat pendaftaran PPDB nanti, begitu calon peserta didik memasukkan NIK (nomor induk kependudukan) orang tua akan langsung terdeteksi. Apakah dari keluarga tidak mampu atau tidak. “Itu langsung bisa diketahui. Tidak perlu membuang waktu ke kelurahan atau desa untuk membuat surat keterangan seperti SKTM,” katanya.

Diakuinya, sistem PPDB SMA/SMK tahun ini memang lebih simpel dan tegas. Di mana tidak memberikan celah untuk pihak tertentu bermain curang. Seperti tahun lalu, di mana masih banyak ditemukan SKTM palsu dari peserta PPDB. “Sekarang secara sistem sudah siap, dan tidak ada celah,” tegasnya.

Baca juga:  Diputus Pacar, Pemuda Panjat Tower 30 M

Ia menambahkan, untuk pendaftaran PPDB inklusi dan Kelas Khusus Olahraga (KKO) dibuka mulai 20 -24 Mei 2021 mendatang. Adapun jadwal hingga alur pendaftaran PPDB SMA/SMK Jateng secara lengkap, yakni publikasi PPDB 21 Mei-16 Juni 2021, verifikasi berkas pendaftaran dan penerimaan token 14-19 Juni 2021.  Pendaftaran 21 Juni 2021 mulai pukul 07.00 sampai 23.59, dan ditutup 24 Juni 2021 pukul 16.00.

Selanjutnya, evaluasi, pemeringkatan, dan penyaluran pada 25-26 Juni 2021. Pengumuman hasil seleksi pada 26 Juni 2021 selambatnya pukul 23.55. Daftar ulang 28 Juni sampai 2 Juli 2021, sedangkan awal tahun ajaran baru 2021/2022 pada 12 Juli 2021. (ewb/aro)

PPDB SMA/SMK di Jateng 2021
– Kuota jalur anak tenaga kesehatan 5 persen
– Kuota zonasi 55 persen
– Kuota jalur keluarga tidak mampu 15 persen
– Kuota jalur prestasi 20 persen
– kuota jalur perpindahan orang tua 5 persen
Jadwal PPDB SMA/SMK 2021
– Pendaftaran PPDB inklusi dan Kelas Khusus Olahraga (KKO) mulai 20 -24 Mei 2021.
– Publikasi PPDB 21 Mei-16 Juni 2021
– Verifikasi berkas pendaftaran dan penerimaan token 14-19 Juni 2021
– Pendaftaran 21 Juni 2021 mulai pukul 07.00 sampai 23.59, dan ditutup 24 Juni 2021 pukul 16.00.
– Evaluasi, pemeringkatan, dan penyaluran 25-26 Juni 2021
– Pengumuman hasil seleksi 26 Juni 2021 selambatnya pukul 23.55
– Daftar ulang 28 Juni sampai 2 Juli 2021
– Awal tahun ajaran baru 2021/2022 pada 12 Juli 2021
Sumber: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng

Baca juga:  Dua Hakim Doktor Bagi Ilmu dalam PKA Ikadin-Unwahas.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya