alexametrics

Rumah Ambruk, Sekeluarga Tinggal di Bawah Terpal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Hampir seminggu rumah Sabar di daerah Mangkang Wetan ambruk. Kini ia dan keempat anggota keluarganya harus menginap di bawah terpal yang dipasang di bangunan setengah jadi milik tetangganya. Sembari bertahan di tempat itu, istrinya, Manisi, membangun kembali pondasi rumah bersama sanak keluarga dan tetangga yang suka rela membantu.

“Banyak bantuan logistik seperti beras, selimut, terpal yang diberikan. Dari BPBD, kelurahan, kecamatan, Polsek Tugu, Dinsos. Tapi sejauh ini baru LazizNU yang bantu dana untuk korban bangun rumahnya lagi,” jelas Sudarsono, ketua RT setempat kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Yayasan Sosial Semarang Donasi juga sempat melakukan survei beberapa hari lalu. Komunitas tersebut berjanji mengupayakan bantuan dana kepada korban, dan berencana datang kembali Senin mendatang.

Baca juga:  Diduga Korban Pembunuhan, Ibu Muda Ditemukan Tewas Penuh Luka Lebam

Diperkirakan kerugian mencapai Rp 20 juta. Rumah tua dari kayu tersebut memang sudah dihuni puluhan tahun. Manisi mengaku kaget. Pukul 10 malam saat buang air kecil di luar rumah, ia mendengar suara gesekan kayu retak. Lalu tiba-tiba rumah ambruk. Suaminya yang terbaring di kamar berteriak minta tolong. Manisi langsung berlari ke rumah ketua RT mencari pertolongan. “Untung anak dan kedua cucu saya sedang menginap di rumah saudara saat itu,” jelas Manisi.

Manisi yang hanya bekerja serabutan tak punya cukup uang untuk membangun rumah. Sabar suaminya sakit sejak beberapa tahun lalu dan tak dapat bekerja. Anak perempuannya sudah bercerai dengan suaminya dan harus menafkahi sekaligus merawat kedua anak balitanya. Kini ia hanya dapat menunggu bantuan dana agar dapat memiliki tempat tinggal kembali.

Baca juga:  Ditinggal Kondangan, Rumah Ludes Terbakar

Saat Koran ini tiba, pondasi rumah telah berdiri. Rumah berukuran empat kali lima meter itu dibangun warga dengan gotong royong. Serpihan kayu bekas rumah telah disingkirkan dan dipadati oleh tanah. Bila ada bantuan dana, Manisi bisa melanjutkan pembangunan rumahnya. (cr1/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya