alexametrics

Pos Penyekatan Lebaran Taman Unyil telah Hentikan 350 Kendaraan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pada Lebaran pertama (H+1), situasi arus lalu lintas di Kota Semarang landai. Jalur masuk baik di gerbang tol maupun jalan pantura sepi. Polres melaksanakan kegiatan penyekatan di beberapa titik yaitu di Tol Kalikangkung dan 9 titik di jalan arteri.

“Tidak terdapat antrean kendaraan dari arah Solo yang akan memasuki Kota Semarang maupun dari arah sebaliknya,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar melalui Kasatlatas Polrestabes Semarang AKBP Sigit.

Sedangkan Pos Penyekatan Taman Unyil telah menghentikan 350 kendaraan sejak 6 Mei hingga 14 Mei. Sedangkan tercatat total putar balik hanya enam kendaraan dari luar wilayah Semarang. Tiga di antaranya dihentikan Jumat pagi (14/5) karena tidak memenuhi syarat.

Baca juga:  Pemkot Antisipasi Pedagang Dadakan

Perwira Pengendali Ditsabara Agung Purbajati mengatakan pengemudi memiliki tiga pilihan, bila tidak membawa surat yang disyaratkan. Mereka bisa memilih melakukan tes swab di tempat, karantina di lokasi yang disiapkan atau putar balik ke daerah asal. Namun sejauh ini semua yang tidak lolos memilih putar balik dan pulang.

“Tadi pagi ada 15 mobil dan delapan motor. Tapi yang putar balik ada tiga. Mereka dari Suruh, Sragen, dan Solo. Di antaranya ada yang suhu badannya tinggi, ada yang nggak bawa surat hasil rapid test. Lalu satunya rombongan yang mengaku mau menjenguk bayi. Tapi setelah kami gali lagi, ternyata mau mudik,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Baca juga:  Korsleting Listrik, Enam Lapak PKL Ludes

Pihaknya menjelaskan kendaraan berplat luar daerah boleh masuk bila memiliki keperluan penting seperti bekerja atau berbelanja. Karena hal itu tidak memakan banyak waktu. Sebelumnya kunjungan dari Klaten untuk bertakziyah juga diperbolehkan, karena membawa surat lengkap dan kondisi penumpang yang tidak berdesak-desakan.

Tenda kesehatan di lokasi, bertugas mengecek suhu tubuh pengemudi dan penumpang. Lalu memastikan keaslian surat hasil rapid atau swab yang menyatakan negatif Covid-19. Hingga hari kedua Lebaran terpantau tak ada kasus positif dari penghentian di pos penyekatan tersebut.

Tujuh petugas memantau penyekatan selama 24 jam. Di antaranya dua orang TNI, dua Satpol PP, dua pegawai Dinas Perhubungan dan dua tenaga kesehatan. Shift dibagi dua dalam sehari. Sedangkan operasi penghentian dilakukan paling tidak tiga kali dalam sehari, pada pagi, sore, dan malam hari.

Baca juga:  Dua Positif Covid-12, Gedung Muhammadiyah Lockdown

“Beberapa yang kami temukan berplat luar daerah. Tapi mereka warga Semarang atau berdomisili di Semarang. Kemarin ada plat D lalu AD. Selama bisa dibuktikan dengan KTP dan ID Card ya sudah kami izinkan masuk,” imbuh Agung.

Tercatat tanggal 11 Mei penghentian paling banyak hingga 40 kendaraan. Rata-rata sejak awal penyekatan pihaknya menghentikan 20-30 kendaraan dalam sehari. Hingga kini penyekatan masih berlangsung sampai 17 Mei. (cr1/fth/ida/ap)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya