alexametrics

Prihatin Sampah Plastik, Aktivis Lingkungan Bagi-Bagi Sedotan Bambu

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Untuk menekan jumlah timbulan sampah, Komunitas Seangle dan Yayasan Taka melakukan kampanye berkeliling membagikan sedotan bambu gratis dari coffee shop hingga warung makan di kawasan Tembalang, Minggu (43/5/2021).

Ketua Departement Project dan Reseach Komunitas Seangle, Himmatul Ulya berkeliling bersama seorang anggotanya. Berberkal 10 lembar poster dan 10 buah sedotan bambu ia menghampiri tiap warung yang dilewati.

“Pas di coffee shop kami ngasih sedotan bambu sambil jelasin isu sampah plastik, responnya baik. Bahkan sebenarnya orang itu udah punya sedotan stainless katanya, tapi males bawa,” jelas Himma kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia dengan sederhana menjelaskan dampak yang ditimbulkan akibat ketidakpedulian manusia terhadap lingkungan, khususnya sampah plastik. Terlebih Semarang yang kerap menjadi langganan banjir.

Baca juga:  Buruh Berterima Kasih kepada Hendi-Ita

Kepada pegawai toko ia juga menjelaskan niat baik kampanye yang dilakukan. Lalu meminta izin untuk memasang poster di etalase toko. Sehingga dapat menjadi pengingat kepada setiap pembeli yang datang.

“Emang nggak banyak sih yang kami bagi, tapi kan memang semua perubahan besar dimulai dari yang paling kecil,” imbuhnya.

Pihaknya mengaku telah melakukan strawless movement tersebut sejak 2018. Selain itu pengurangan bungkus makanan dan minuman juga diupayakan. Bahkan menurut survei yang dilakukan di Undip, pengguna tumbler atau botol minum bertambah banyak.

Selain kampanye mengurangi sampah plastik dan sedotan, komunitas yang tergabung dalam Palstic Free Ocean Network (PFON) juga aktif membersihkan sampah di pantai di Semarang. Mereka juga rutin mendata sampah setiap bulan dan melaporkan melalui media sosial. (cr1/bas)

Baca juga:  Pemkot Semarang Serius Kendalikan Sampah Plastik

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya