alexametrics

Semarang Siap Jadi Tuan Rumah Festival HAM 2021

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kota Semarang siap menjadi tuan rumah Festival Hak Asasi Manusia (HAM) 2021. Selain itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi juga berkomitmen mewujudkan Semarang ‘Kota Semua Buat Semua’ bagi seluruh warga Kota Semarang sebagai implmentasi dari kota yang ramah HAM.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini juga memberikan apresiasi atas kerja sama dan kolaborasi multipihak antara KSP (Kantor Staf Presiden), Komnas HAM, pemerintah daerah, dan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID). Selain itu, Hendi juga senang Semarang ditunjuk sebagai tempat perhelatan Festival HAM 2021, dan akan berkomitmen mewujudkan Semarang sebagai kota ramah HAM melalui tiga upaya, yaitu kesetaraan, ruang aspirasi, dan kolaborasi.

Baca juga:  Belum Divaksin Tak Boleh Masuk Mal

Alhamdulillah, Kota Semarang dan bangsa kita memiliki peninggalan tepa sliro, gotong royong, saling menghormati, dan banyak lainnya yang menjadi penguat terwujud serta terjaminnya kesetaraan HAM. Mudah-mudahan Festival HAM nanti menjadi momentum kita bersama untuk menguatkan tekad dan komitmen mewujudkan perlindungan serta pemenuhan HAM secara menyeluruh,”katanya usai menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara KSP dengan Pemerintah Kota Semarang dan INFID terkait penyelenggaraan Festival HAM 2021 di Kota Semarang, Rabu (28/4/2021).

Pihaknya berharap penyelenggaraan Festival HAM 2021 di Kota Semarang dapat menampilkan best practice tiap kabupaten/kota dalam perwujudan HAM, sehingga dapat menginspirasi kabupaten/kota yang lain di Indonesia serta dunia.

“Untuk itu kami siap menerapkan dan menjaga nilai-nilai HAM. Festival HAM 2021 juga kami harap jadi embrio penguatan kabupaten/kota untuk bisa menerapkan HAM dalam pembangunan,” terang Hendi.

Baca juga:  Bupati Jatuh Hati, Perkuat Progam Satu Desa Satu Produk Unggulan

Kepala KSP Moeldoko mengatakan, Festival HAM menjadi cara yang sangat efektif dalam mendekatkan isu HAM kepada masyarakat. Nantinya, melalui festival tersebut HAM dapat disosialisasikan dengan penuh harapan dan sukacita dengan mengangkat praktik-praktik yang dilakukan pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam pemenuhan hak warga.

“Orang barat respek dengan upaya penyelenggaraan HAM di Indonesia. HAM jangan dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan. Dulu saya selalu mendoktrin anak buah agar jangan melihat HAM sebagai hal yang menakutkan. Doktrin saya, jangan takut dengan HAM, tapi yang paling penting adalah penghormatan terhadap HAM,” ujarnya.

Kepada Kota Semarang yang didaulat sebagai tuan rumah Festival HAM 2021, Moeldoko meminta agar dapat melakukan sosialisasi dan diseminasi kepada masyarakat supaya penyelenggaraan HAM dalam pemerintahan dapat dilakukan dengan cara-cara yang lebih soft, terbuka, dan humanis.

Baca juga:  Layanan Digital Permudah Mahasiswa

“Bagaimana agar publik memahami HAM tidak hanya mengenai kebebasan menyatakan pendapat, berserikat, dan berkeyakinan, melainkan juga terkait dengan kepentingan ekonomi, pemenuhan hak-hak akan perumahan, air bersih, fasilitas transportasi publik, pendidikan, dan lainnya,” katanya. (den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya