alexametrics

Selalu Menjaga Etik, Estetika dan Ekspresi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Dalam setahun terakhir, pandemi Covid-19 telah melumpuhkan semua sektor. Termasuk bisnis media cetak. Tak sedikit media cetak yang mem-PHK pegawai, memotong gaji, bahkan ada yang sampai tutup. Namun Jawa Pos Radar Semarang masih mampu bertahan.

Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi mengaku, hingga saat ini Jawa Pos Radar Semarang mampu bertahan menjaga eksistensi dengan kerja sama antar karyawan. Hal itu diungkapkan Baehaqi saat tasyakuran hari ulang tahun (HUT) ke-21 Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (1/4/2021).

Pada acara yang dihadiri kurang lebih 66 karyawan dan pimpinan itu, Baehaqi menceritakan kisah Nuaiman, sahabat yang kerap menghibur Rasulullah. Kecintaannya pada Rasul ditunjukkan dari ketekunan Nuaiman beribadah, dan tentunya perilaku lucu yang kerap kali membuat Rasul tertawa.”Cinta itu dibuktikan dengan perbuatan, kata-kata saja tidak cukup,” tuturnya menggebu-gebu sembari berdiri di antara karyawan.

Pun dengan kecintaan karyawan pada perusahaan, tidak hanya lewat kata-kata. Tapi bisa ditunjukkan dengan memberi dedikasi lebih dengan meningkatkan etos kerja. Termasuk bagi para wartawan.
Dikatakan, kualitas produk jurnalisme yang meningkat akan dengan sendirinya menggaet pembaca. Lalu menjembatani informasi bermutu yang dibutuhkan masyarakat.

Baca juga:  Cuaca Buruk, Jalur Doro-Petungkriyono Longsor Parah

“Kerja seperti biasa saja kita tetap bisa eksis dan bertahan, apalagi kalau kita semua kompak bekerja keras dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Pihaknya menjelaskan, saat karyawan memberi dedikasi terbaik dalam bekerja, maka perusahaan juga sebaliknya. Dia mengimbau semua wartawan untuk tetap belajar dari banyak hal dan terus menjaga etika jurnalisme. Karena kualitas wartawan ikut menentukan kemajuan perusahaan.
Baehaqi sempat mengutip pernyataan Dirut Jawa Pos Koran Leak Kustiya dalam video ucapan selamat HUT ke-21 Jawa Pos Radar Semarang. Menurut Leak, ada tiga hal penting yang membuat perusahaan Jawa Pos Radar Semarang mampu bertahan di tengah gempuran pandemi Covid-19.

Pertama, memegang teguh etik dalam memperlakukan jurnalistiknya sehari-hari. Kedua, estetika penyajiannya. Ketiga, ekspresi yang ditunjukkan oleh semua tim Radar Semarang kepada stakeholder, baik narasumber, relasi, mitra, pelanggan, dan semua pembacanya. “Sehingga pada usia yang ke-21 tahun ini Jawa Pos Radar Semarang mendapat tempat yang baik di mata pembacanya di Jawa Tengah,” kata Leak seperti dikutip Baehaqi.

Baca juga:  Biadab! Pria di Demak Tega Perkosa dan Bunuh Adik Iparnya

Pada kesempatan itu, Baehaqi juga memutarkan video ucapan selamat Hari Jadi ke-21 Jawa Pos Radar Semarang dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. “Terus produksi berita yang bermutu, inspiratif dan kreatif. Jangan lupakan pembaca dan pelanggan. Jangan khianati karyawan khususnya wartawan. Serta junjung terus nilai-nilai kemanusiaan,” pesan Ganjar dalam video singkatnya.

HUT ke-21 Jawa Pos Radar Semarang kemarin dirayakan secara sederhana, namun penuh makna. Seluruh pimpinan dan karyawan koran ini menggelar salawatan di poolside kantor Jawa Pos Radar Semarang Jalan Veteran 55 Semarang. Acara dibuka dengan lantunan merdu ayat suci Alquran surah Al-Isra ayat 79-81 dan Ibrahim ayat 7 oleh Zainal Abidin, Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Kudus. Lalu dilanjutkan salawat dipimpin oleh wartawan Kendal Budi Setiawan selama kurang lebih 1,5 jam. Salawat juga diiringi musik Senada dengan penyanyi cantik Fairuz dari Mijen, Semarang.
Usai tasyakuran sederhana, puluhan tamu datang untuk mengucapkan selamat ulang tahun koran ini. Tamu diterima di newsroom (ruang redaksi) lantai 3. Di antaranya, Kepala Inspektorat Provinsi Jateng Hendri Santosa, Alfamart Semarang, Hotel Santika Premiere, Hotel Aston Inn Semarang, Telkomsel, Grab, Hotel Horison Nindya, Gumaya Tower Hotel, Grand Candi Hotel, Hotel Grandika Pemuda, Hotel All Stay, Hotel Dafam Group dan rombongan Jawa Pos Radar Kudus. Selain itu, hadir Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. Mbak Ita—sapaan wawali datang dengan membawa kue ulang tahun berbentuk angka 21, yang dibalut halaman koran Jawa Pos Radar Semarang.

Baca juga:  Angkat Pasar Tradisional Tumbas.in Gandeng Pemkot

“Ini saya pesan sendiri. Mikirnya sampai berhari-hari. Kira-kira konsepnya seperti apa? Kalo pakai gambar tim Radar Semarang kan selama pandemi nggak boleh berkerumun. Akhirnya tercetus konsep kue ulang tahun ini,” katanya.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu hadir di kantor redaksi untuk mengucapkan selamat ulang tahun. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Selain tamu undangan, sejumlah karangan bunga juga dikirim ke kantor Jawa Pos Radar Semarang. Di antaranya, datang dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Wawali Hevearita Gunaryanti Rahayu, Direktur Leprid Paulus Pangka, Kejari Semarang, Jawa Pos Radar Kudus, dan Harris Hotel. (cr1/aro)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya