alexametrics

Bantuan Bukan dari Penyunatan Dana Haji

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangBadan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyerahkan satu unit mobil ambulan kepada Yayasan Wakaf Bina Amal. Selain itu juga diserahkan satu unit mobil tangguh kemanusiaan dan Kebencanaan kepada DT Peduli di SMP IT Bina Amal, Gunungpati Senin (8/3/2021) pagi.

Kepala BKPH Anggito Abimanyu mengatakan, bantuan mobil ambulan dan mobil tangguh ini berasal dari dana kemaslahatan umat. Alokasinya sesuai dengan rencana dan persetujuan Komisi VIII DPR RI. “Dana ini bukan uang jamaah haji, BKPH mengakomodir dana sisa dari jamaah haji yang dikumpulkan dan dikembangkan kemudian disalurkan dengan persetujuan DPR RI,” katanya usai memberikan mobil ambulan secara simboli.

Anggito menjelaskan, dana tersebut bukan dana yang disunat dari katering ataupun hotel bagi jamaah haji yang kualitasnya diturunkan. Melainkan, cost dari jamaah haji yang besar namun bisa diperkecil yang kemudian disalurkan kepada umat. “Nah dana ini dari umat kembali ke umat lagi, total kami sudah memberikan 20 ambulan termasuk di Bina Amal ini,” jelasnya.

Baca juga:  Dua Pegawai Rudenim Semarang Reaktif

Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf menjelaskan, dana tersebut adalah dana sisa-sisa jamaah haji yang bisa dihemat. Kemudian dikembalikan kepada umat, salah satunya dalam wujud ambulan dan mobil tangguh yang bisa digunakan saat bencana terjadi. “Kita tahu kalau Jateng ini merupakan provinsi yang punya tingkat bencana cukup tinggi, sehingga menjadi perhatian khusus kami. Mobil tangguh sendiri bisa menerjang daerah terisolasi banjir ataupun tanah longsor,” tuturnya. (den/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya