alexametrics

Dipenjara, Napi Lapas Bulu Bisa Hidupi Keluarga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Menjadi narapidana (napi) bukan berarti tidak bisa membantu perekonomian keluarga. Warga binaan Lapas Bulu misalnya, tetap bisa mengirimkan uang ke rumah. Uang ini merupakan hasil pendapatan atau premi selama mengikuti pembinaan kemandirian pemasyarakatan.

Di Lapas Bulu, dari 258 warga binaan, yang bekerja ada 190an orang. “Karena kita kan memang lapas industri, jadi diarahkan ke bimbingan kerja,” ujar Halimah, petugas Bimbingan Kerja Lapas Perempuan IIA Semarang Sabtu (27/2/2021).

Pihaknya bekerja sama dengan pihak ketiga dalam mempekerjakan napi. Seperti membuat payet/APD, salon, sablon, laundry, hidroponik, perikanan, totebag, bakery, batik. Bahkan napi lansia juga bekerja menata cotton bud. Lapas Bulu juga memiliki Kedai Kopi Lopse yang dioperasikan warga binaan.

Baca juga:  Tunggu Percepatan Revisi RTRW

“Mereka bisa kirim uang ke rumah, dulu sewaktu diperbolehkan berkunjung diberikan langsung ke keluarga,” imbuhnya.

Hasil kerja keras Lapas Bulu dan warga binaan membuat satker ini berhasil mencapai target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar di lingkungan Kemenkumham Jateng. Halimah menyebut, dari target Rp 9,6 juta, Lapas Bulu mencapai Rp 26 juta. Hampir tiga kali lipat dari target. “Penyumbang terbanyak dari Kedai Kopi Lopse, kemudian pengolahan kedelai,” jelasnya. (ifa/zal) 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya