alexametrics

Genangan di Simpang Lima Kering Dalam Dua Jam

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemerintah Kota Semarang berupaya merespons cepat untuk menangani berbagai masalah perkotaan. Memanfaatkan seluruh sambungan CCTV, sebuah perangkat lunak deteksi otomatis disematkan untuk menganalisa kondisi lingkungan secara real-time. Termasuk dalam menganalisa titik genangan yang muncul akibat hujan ekstrem.

Digagas oleh Wali Kota Semarang petahana terpilih Hendrar Prihadi sejak 2019, sistem analitik CCTV tersebut saat ini telah difungsikan untuk mendukung unit reaksi cepat Pemerintah Kota Semarang. Sistem tersebut aktif terpantau secara 24 jam di ruang situasi (situation room). Masyarakat secara aktif dapat ikut memantau situasi ibu kota Jawa Tengah melalui link website smg.city/cctv.

Efisiensi penggunaan sistem analitik CCTV tersebut salah satunya terlihat saat hujan ekstrem kembali mengguyur Kota Semarang, Selasa (23/2/2021). Sekitar pukul 16.59 data titik genangan mulai menunjukkan grafik meningkat pada sejumlah wilayah. Salah satunya di kawasan Simpang Lima. Tim reaksi cepat penanganan genangan pun langsung bergerak berdasarkan pantauan data kondisi lapangan. Alhasil, genangan di kawasan Simpang Lima kemudian berhasil ditangani sekitar pukul 18.40.

Baca juga:  Terobos Palang Pintu, Warga Pendrikan Kidul Tewas Tersambar Argo Muria

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Semarang Bambang Pramusinto menuturkan, sistem analitik CCTV di Kota Semarang tidak hanya digunakan untuk mendeteksi genangan, namun juga hal lain seperti timbunan sampah.

“Cara kerja sistem tersebut, kami dari Diskominfo menyajikan informasi, kemudian ditindaklanjuti oleh dinas teknis terkait, misalnya ada genangan ya DPU, kalau ada sampah ya DLH (Dinas Lingkungan Hidup), kalau parkir liar ya Dishub (Dinas Perhubungan), dan seterusnya,” terang Bambang. (bbs/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya