alexametrics

Jalan Pantura Diperbaiki, Mangkang Macet Panjang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kerusakan jalan di jalur pantai utara Jawa wilayah Kota Semarang akibat banjir diperbaiki. Lubang-lubang yang menganga mulai ditambal dengan aspal baru.

Sayang, perbaikan di Jalan Raya Mangkang menimbulkan kemacetan panjang lebih dari 1 kilometer. Perbaikan dilakukan saat jam sibuk kerja. Sejumlah pengguna jalan pun mengeluhkan kondisi tersebut. Mereka harus berjibaku dengan kemacetan panjang dan berhadapan dengan truk-truk besar. “Satu jam nyaris kejebak macet,” kata seorang pengguna jalan Harjanto dengan nada kesal.

Kemacetan mulai terasa di depan kampus Universitas Terbuka Semarang. Bus, truk dan kendaraan besar berjalan pelan. Ini membuat kemacetan parah. Sampai di depan kantor Pengadilan Negeri Semarang, perbaikan jalan mulai dikerjakan. Praktis, jalan arah Semarang hanya bisa menggunakan satu lajur. Kondisi itu berlangsung sampai depan pintu masuk Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) yang kerusakan jalannya paling parah. “Rusaknya parah, mulai dikeruk jalannya jadi hanya satu lajur. Itu yang membuat semakin macet,” katanya.

Baca juga:  Sambangi Kantor Jawa Pos Radar Semarang, Kajati Jateng: Koran Wajib Ada

Dengan sepeda motor kesayanganya, ia berusaha zigzag menerabas kemacetan. Tapi tetap saja, usahanya tidak banyak membuahkan hasil. “Terpaksa menerobos keluar jalan, tapi masalahnya masih becek banyak genangan air,” ujarnya.

Ia tidak mempersoalkan dengan perbaikan jalan yang rusak. Tapi harusnya, perbaikan juga memperhatikan kebutuhan masyarakat yang menggunakan jalan. Misalnya perbaikan bisa dilakukan saat aktivitas masyarakat sepi atau saat malam hari.

Pengguna jalan lain, Dimas Galih merasakan hal sama. Saat berangkat kerja, seringkali terjebak macet di kawasan Mangkang sampai KIW Semarang. Jalan banyak berlubang membuatnya takut di jalan. “Harus ekstra hati-hati dan waspada. Kencang dikit, kena lubang bisa jatuh,” akunya.

Jalanan berlubang juga ada di jalur pantura lainnya, Jalan Raya Kaligawe. Banjir yang merendam kawasan ini membuat banyak aspal jalan mengelupas. Jumat (19/2/2021), sejumlah ruas jalan yang sudah tidak tergenang air mulai diperbaiki. (fth/ton)

Baca juga:  Hati-Hati Lur, Banyak Lubang di Jalur Pantura Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya