alexametrics

2022, Anggaran Penanganan Banjir Rp 100 M

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangKondisi banjir di Kota Semarang kali ini termasuk yang paling buruk beberapa tahun terakhir. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, mulai merancang anggaran untuk penanganan banjir tahun depan. Jika tahun ini penanganan banjir hanya dianggarkan Rp 40 miliar, pada 2022 mendatang alokasi diperbesar.

“Pak Wali akan menambah anggaran tahun 2022 menjadi Rp 100 miliar khusus untuk penanganan banjir, jadi yang kemarin sekitar Rp 40 miliar itu ditambah lagi,” tegas Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Sih Rianung usai meninjau titik banjir Minggu (7/2/2021).

Anggaran tersebut untuk menambah kapasitas pompa, perbaikan sistem drainase, normalisasi, termasuk pengadaan pompa portable. Menurutnya, kapasitas pompa yang ada saat ini hanya mencukupi penanganan banjir pada tahun 2013.

Baca juga:  Perencanaan Pembangunan Harus Dibarengi Anggaran

“Prioritas lainnya adalah saluran air atau drainase yang diperbesar, kemudian adalah normalisasi sungai dan berharap tanggul laut dari Kementerian PUPR bisa dibangun pada tahun ini untuk menangani rob,” tuturnya.

Secara rinci, ke depan akan dilakukan pergantian pompa yang umurnya lebih dari 20 tahun,  miisalnya di Kartini, Soegijapranta, Tawang, Kandang Kebo dan lainnya. “Pompa yang tua ini akan kita tambah, kalau perlu akan kita ganti,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang, Irwansyah mengatakan, pihaknya telah merencam pembangunan embung di beberapa wilayah, misalnya di Kawasan Pudakpayung (belakang Makodam) dan Bukit Kencana.

“Untuk tata ruang di Kabupaten Semarang, kita sudah berkoordinasi di tingkat provinsi, kemudian kami juga meminta pengembang untuk menyiapkan embung sebagai tempat resapan,” tambahnya. (den/zal)

Baca juga:  Banjir, Ojek Tol Kaligawe - Pelabuhan Rp 75 Ribu

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya