alexametrics

Sel Kebanjiran, Tahanan BNNP dan Mapolsek Semarang Utara Diungsikan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebanyak 11 orang tahanan Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jateng terpaksa dipindah ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Kedungpane, Semarang, Sabtu (6/2/2021) kemarin. Pasalnya, ruang tahanan yang ditempati terendam banjir hingga satu meter.

“Iya, kebanjiran, sekarang sudah koordinasi dengan kepala lapas. Ini persiapan untuk dipindahkan ke Kedungpane,” kata Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Benny Gunawan kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (6/2/2021) kemarin.

Genangan banjir mengepung seluruh bangunan BNNP dan sekitarnya. Bahkan, genangan di halaman kantor mencapai satu meter lebih.

“Ketinggian air dalam kantor sepinggang. Itu ruangan tahanan di bagian lantai bawah. Ada 10 tahanan laki-laki dan satu perempuan, semua tahanan narkoba,” bebernya.

Baca juga:  Liburan, Warga Sesaki Pantai Marina Semarang

Belasan tahanan tersebut dipindahkan ke Lapas Kedungpane menggunakan kendaraan angkut milik BNNP Jateng. Kendati begitu, pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan tahanan tersebut akan ditarik kembali ke BNNP Jateng.

“Sampai kapan, kami belum tahu. Nanti lihat situasi dan perkembangan dahulu. Ini sudah mulai dipindahkan, sudah di Kedungpane,” jelasnya.

Wilayah tersebut memang sering tergenang air ketika diguyur hujan deras dengan intensitas waktu yang lama. Terlebih ketika musim penghujan seperti sekarang ini. “Sejak Januari ini sudah tiga kali. Ini banjir terparah. Biasanya tidak sampai evakuasi tahanan. Rencana tahun ini ada peninggian,” pungkasnya.

Selain BNNP Jateng, tujuh orang tahanan di Mapolsek Semarang Utara terpaksa dipindah, Sabtu (6/2/2021) sekitar pukul 10.00. Ruangannya tergenang banjir setinggi setengah meter. “Kami titipkan di Rutan Polsek Gajah Mungkur. Totalnya tujuh orang, lima laki-laki dan dua perempuan,” kata Kanit Reskrim Polsek Semarang Utara, Iptu CR Haryono.

Baca juga:  Masuk Kawasan Kampung Melayu, Wali Kota Hendi Pedulikan Kelurahan Dadapsari

Pemindahan tahanan tersebut dipimpin oleh Wakasat Sabhara Polrestabes Semarang Kompol Yustinus dan Kapolsek Semarang Utara Kompol Budi Abadi. Mereka diangkut menggunakan truk Polrestabes Semarang. “Kalau ruang tidur tahanan sebenarnya aman. Tapi toiletnya membeludak. Ketinggian air sampai 40 sentimeter,” katanya.

Memang, lokasi Mapolsek Semarang Utara, satu kawasan dengan Kota Lama. Lokasi ini tergenang air hingga 40 sentimeter lebih. Sementara, tahanan Mapolsek Genuk yang juga tergenang air, masih aman. Air tidak sampai masuk ke dalam ruang tahanan.

“Tidak dipindah masih aman. Hanya bangunan depan yang tergenang air. Memang lumayan tinggi. Di Jalan Raya depan Polsek Genuk juga tergenang air sangat tinggi, hampir satu meter,” kata Kapolsek Genuk Kompol Subroto. (mha/ida)

Baca juga:  Kenakan Ti'i Langga, Ganjar Resmikan Mall Pelayanan Publik Ketiga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya