alexametrics

Pemkot Semarang Siapkan Rp 9 M untuk Program Jumat Berkah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangPendemi Covid-19 yang berkepanjangan membuat Pemerintah Kota Semarang terus berinovasi untuk membantu masyarakat terdampak. Melalui Dinas Sosial (Dinsos) pemkot akan menggelar Jumat Berkah. Program untuk membantu warga kurang mampu. Telah disiapkan anggaran sebesar Rp 9 miliar untuk bantuan makanan kepada 6 ribu warga kurang mampu selama satu tahun.

“Teknisnya setiap Jumat dalam satu keluarga mendapatkan dua kali bantuan makanan, satu kali makanan kita anggarkan Rp 15 ribu dan akan berlangsung bulan ini,” kata Kepala Dinsos Kota Semarang, Muthohar.

Program ini juga menggandeng pelaku UMKM yang memiliki izin dan terdaftar di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. “Total ada 40 pelaku UMKM, jenis makanannya tentu yang bergizi dan kita arahkan. Sementara teknis pembagian dilakukan pekerja sosial masyarakat dan kelurahan,” tuturnya.

Baca juga:  Antisipasi Peredaran Uang Dipenjara, Lapas Perempuan Semarang Pakai Transaksi Cashless

Program ini, lanjut dia, selain menangani kemiskinan juga dalam rangka menggerakkan UMKM yang terdampak pandemi. Harapannya tentu pelaku UMKM bisa kembali bergeliat dan tumbuh.

“Setiap pelaku UMKM minimal kita pesan 150 dus. Jadi, mereka bisa mendapatkan keuntungan juga,” tambahnya.

Ia menjelaskan, tidak semua kelurahan mendapatkan program ini. Data penerima bantuan sebelumnya telah dilakukan oleh kelurahan, yang kemudian disetorkan ke Dinsos. Pihaknya juga akan melakukan evaluasi jika memang ada kekeliruan data atau penerima yang tidak tepat.

“Misalnya Pekunden, ini tidak ada yang dapat. Usulannya adalah misalnya sudah tua, tidak punya keluarga dan lainnya,” kata Muthohar..

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo mengatakan, program Jumat Berkar patut diapresiasi, karena memiliki manfaat besar bagi mereka yang kurang mampu.

Baca juga:  Digerebek Warga, Rumah Kos di Pedurungan Semarang untuk Praktik Mesum

“Namun anggaran Rp 9 miliar untuk memberi makan 6.000 warga tentu relatif kecil. Idealnya, jika dihitung warga miskin yang harus diberi makan di Kota Semarang jumlahnya banyak, pelan-pelan bisa ditambah syukur kalau bisa menggandeng CSR,” katanya. (den/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya