alexametrics

Soal PPKM, Hendi: Inginnya Sih Tidak Memperpanjang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangPemerintah Kota Semarang masih menunggu perkembangan kasus Covid-19 sampai Minggu lusa (24/1), sebelum memutuskan apakah akan memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Sesuai kebijakan pemerintah pusat PPKM di Jawa-Bali diperpanjang hingga dua pekan ke depan, sampai Senin (8/2/2021). Sebab, hanya ada dua provinsi yang berhasil menurunkan angka Covid-19.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan, saat ini jumlah kasus Covid-19 di Semarang mengalami penurunan selama PPKM. Hasilnya juga baru bisa dilihat setelah PPKM pertama selesai Senin (25/1) mendatang.

“Informasi dari Satgas Covid-19, jumlah penderita Covid-19 di Semarang menurun baik secara pertumbuhan ataupun akumulasi pasien. Tadinya waktu 11 Januari di atas 1.000 kasus, sekarang masuk 800-an total. Pertumbuhan dari 250-an (perhari) juga sudah 100-150-an,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang Kamis (21/1/2021).

Baca juga:  Cegah Stunting, Berikan 11 Ribu Zink

Hendi sebenarnya berharap PPKM tidak diperpanjang. Syaratnya adalah semua masyarakat harus bekerja sama untuk penanganan Corona, artinya nyungkuyung bareng untuk patuh terhadap protokol kesehatan.

“Ini masih hari Kamis (kemarin,red), kita masih punya Jumat, Sabtu, Minggu, Maka nanti kita lihat hari Minggu. Inginnya sih tidak memperpanjang, tapi masyarkat harus nyengkuyung bareng – bareng,” bebernya.

Hendi mengaku tidak bisa memutuskan apakah memperpanjang PPKM untuk saat ini juga, karena harus melihat trend yang ada di lapangan, dan menunggu perkembangan kasus tiga hari ke depan. “Kita tunggu dulu perkembangan tiga hari kedepan,” tegasnya.

Sebelumnya, saat eveluasi pekan pertama PPKM kemarin, tercatat ada 1.598 pelanggaran. Tak hanya itu, 115 unit usaha juga tercatat disegel oleh Pemerintah Kota Semarang yang bekerja sama dengan TNI – Polri. (den/zal)

Baca juga:  Ribuan Botol Minuman Keras Digilas

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya