alexametrics

Normalisasi Sungai Plumbon Ranah Pemerintah Pusat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangSungai Plumbon yang membelah Kelurahan Mangkang Kulon dan Manghunharjo, Kecamatan Tugu mendesak dilakukan normalisasi. Pasalnya sedimentasi di sungai ini cukup parah, sehingga jika curah hujan tinggi tak jarang aliran sungai limpas dan menggenangi permukiman warga.

Riyanto, warga RW 5 Kelurahan Manghunharjo berharap agar pemerintah bisa melakukan normalisasi di Sungai Plumbon. Menurut dia jika curah hujan tinggi warga waswas terjadi musibah banjir seperti yang terjadi pada pekan lalu. “Kami berharap adanya normalisasi sehingga warga bisa tidur tenang ketika hujan deras dan tidak khawatir terjadi banjir,” katanya.

Sedimentasi di Sungai Plumbon memang cukup parah. Sama seperti Sungai Beringin, sungai ini juga membelah Jalan Pantura yang merupakan jalan nasional dan membentang sejauh kurang lebih lima kilometer menuju pesisir Semarang.

Baca juga:  Sembahyang King Hoo Ping Dilakukan Terbatas

Di beberapa titik, tampak tanggul sungai dipasangi karung berisikan pasir agar air tak mudah limpas. Misalnya di RW 3 Kelurahan Mangkang Kulon yang memiliki tanggul cukup rendah. Senin (18/1/2021) malam, diketahui air sempat limpas namun tidak menggenangi rumah warga. “Semalam warga bahu membahu membersihkan sampah yang nyangkut dijembatan, biar aliran air lancar dan tidak masuk ke permukiman warga,” tambah Riyanto.

Camat Tugu M. Imron menuturkan, Sungai Plumbon memang kerap limpas. Hal ini terjadi karena curah hujan yang tinggi dan kiriman debet air yang besar dari wilayah Mijen dan sekitarnya. “Semalem memang sempat limpas, tapi tidak sampai menggenangi permukiman warga,” katanya.

Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman mengakui, banyak warga di Mangkang Kulon dan Manghunharjo menghendaki Sungai Plumbon untuk dinormalisasi. Tapi hal ini belum bisa dilakukan karena ranahnya ada di pemerintah pusat. Pria yang akrab disapa Pilus ini menjelaskan, warga siap jika memang dilakukan normalisasi oleh pemerintah pusat. “Saya sudah ketemu warga, mereka intinya siap jika dilakukan normalisasi,” bebernya.

Baca juga:  Adu Cerdas Gagasan Ekonomi Islam

Ketua Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Sih Rianung mengatakan untuk mencegah banjir, Pemkot Semarang berencana untuk melakukan pembangunan embung untuk mengurangi banjir di wilayah Semarang bawah. Untuk banjir di Mangkang dan sekitarnya misalnya, DPU Kota Semarang berencana membangun embung di daerah Wates. Selain itu juga merencanakan pembangunan embung di daerah Tembalang. (den/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya