alexametrics

Meski di Rumah, Guru Tetap Berseragam Selama Pembelajaran

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Penerapan WFH 50 persen selama PPKM juga dilakukan di instansi pendidikan negeri di Kota Semarang. Di SMP Negeri 28 Semarang, penerapan WFH maksimal 50 persen. Pelaksanaannya menyesuaikan surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang. Praktis, para guru yang WFH mengajar secara daring dari rumah masing-masing.

“Meski di rumah, selama pembelajaran, para guru tetap berseragam. Soal kuota internet tidak masalah, karena telah mendapat bantuan dari pemerintah,” kata Kepala SMP Negeri 28 Semarang Miftahudin.

Kepala SMP Negeri 33 Semarang Didik Teguh Prihanto menambahkan, terkait kebijakan 75 persen bisa work from home, pihaknya menerjemahkan 25 persen hadir di sekolah. Sedangkan di sekolah, jumlah siswa dan guru katakan ada 900 orang. Sehingga kalau diambil 25 persen, praktis hampir seluruh guru masih bisa masuk kerja. “Soal WFH, Kadinas Pendidikan menyerahkan kepada setiap sekolah melihat kebutuhan dan kondisi sekolah masing-masing,”ujarnya.

Baca juga:  Belum Setahun Diperbaiki, Jalan Deliksari Ambrol Lagi

Diakui, meski mendapat jadwal WFH, namun beberapa guru merasa nyaman melakukan pembelajaran daring di sekolah. Pihaknya pun tidak bisa membatasi atau melarang. Karena, menurutnya, yang utama adalah menerapkan protokol kesehatan. (jks/aro/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya