alexametrics

Semarang Sudah Terbiasa dengan Pembatasan Kegiatan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemerintah Pusat akan memberlakukan pembatasan sosial lebih ketat di wilayah Jawa-Bali. Rencananya, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tersebut mulai dilaksanakan pada 11 hingga 25 Januari 2021 mendatang. Kota Semarang salah satu wilayah di Jateng yang bakal dilaksanakan kebijakan untuk menekan angka penularan Covid-19 tersebut.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan bakal mengikuti keputusan tersebut dengan melaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).

Dikatakan, jika PKM di Kota Semarang sampai saat ini masih berlanjut. Namun adanya keputusan dari Pemerintah Pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato, pria yang akrab disapa Hendi ini bakal melakukan revisi PKM dalam waktu dekat.

Baca juga:  PAW Pimwan Belum Pasti

“Kita akan tetap memberlakukan PKM, namun ada penyesuaian seperti substansi yang diminta Pemerintah Pusat terhadap kota besar di Jawa dan Bali, termasuk Semarang,” katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (6/1/2021) malam.

Hendi menjelaskan, penyesuaian pada PKM dengan keputusan Pemerintah Pusat misalnya terkait jam buka atau opersional rumah makan, mal, fasilitas publik, PKL, dan lainnya. Jika saat ini wajib tutup pada pukul 23.00, namun jika Pemerintah Pusat menghendaki maju pukul 19.00 akan dilakukan penyesuaian.

“Kita akan sesuaikan dengan kondisi yang ada, mungkin satu atau maksimal dua hari ke depan sudah ada keputusan dari Pemkot Semarang. Kamis (7/1/2021) ini, akan kami rapatkan dulu,” ujarnya.

Baca juga:  KA Blora Jaya dan Ambarawa Ekspres Mulai Beroperasi

Hendi mengaku, sudah membaca keputusan Pemerintah Pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato. Rencananya, dirinya akan menggunakan keputusan tersebut sebagai bahan referensi dan akan dikoordinasikan dengan Forkompinda. “Kita tetap PKM, nanti akan muncul penyesuaian dalam PKM ini. Insya’Allah paling lambat dua hari ke depan (sudah ada keputusannya, Red)” katanya. (den/aro/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya