alexametrics

Malam Tahun Baru, Sembilan Ruas Jalan Ditutup

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) saat malam tahun baru masih berjalan di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan, jika aturan ini juga berlaku pada momen pergantian tahun. Kegiatan usaha tetap boleh beroperasional, namun hanya sampai pukul 23.00. Tingginya kasus terkonfirmasi positif di Semarang, membuat orang nomor satu di Ibu Kota Jawa Tengah ini juga meminta masyarakat melalui malam pergantian tahun dengan bijak.

Hendi –sapaan akrabnya– juga menekankan untuk usaha yang tetap beroperasi pada malam pergantian tahun sesuai aturan PKM, dapat memperketat protokol kesehatan di tempat masing – masing, agar tidak muncul klaster baru penyebaran Covid-19.

“Tempat usaha atau tempat wisata silakan beroperasi sesuai aturan PKM dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Saya harap keputusan ini dapat dihargai sedulur – sedulur, sehingga kita dapat menjaga kenyamanan bersama,” pesannya.

Baca juga:  Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Bagikan Sembako di Pengungsian Trimulyo

Hendi juga menegaskan bahwa penegakan aturan PKM yang akan dilakukan, dirinya juga kembali menekankan adanya pelarangan kegiatan perayaan pergantian tahun nanti malam.

“Perlu digarisbawahi, tidak boleh ada kegiatan perayaan malam tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan dalam aktivitas usaha,” tegasnya.

Pemerintah Kota Semarang sendiri tidak akan menggelar kegiatan perayaan tahun baru seperti tahun – tahun sebelumnya. “Yang ada hanya kegiatan doa bersama secara virtual di kanal media sosial milik Pemkot Semarang,”jelasnya.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto menambahkan, bakal melakukan penertiban tempat – tempat usaha yang beroperasi melebihi waktu dalam aturan pembatasan kegiatan masyarakat.

“Sesuai aturan PKM, maksimal pukul 23.00 kegiatan usaha harus sudah tutup dan berhenti beraktivitas. Jika ada yang lebih dari jam sebelas malam masih beroperasi, maka akan langsung kami tutup,” tegasnya.

Baca juga:  PKM Jilid III Tak Ada Penambahan Penutupan Jalan

Sementara itu, Pemkot Semarang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang berencana akan menutup sembilan ruas jalan di Kota Semarang. Penutupan ini rencananya dilakukan pada Kamis (31/12/2020) hari ini, mulai pukul 18.00 petang sampai Sabtu (2/1/2020) pukul 06.00

Menurut informasi yang dihimpun, ruas jalan yang ditutup adalah Jalan Pemuda mulai Simpang Paragon sampai Tugumuda. Kemudian Kota Lama mulai Simpang Lejten Suprapto/Cendrawasih hingga Jembatan Mberok. Lalu Jalan Pandanaran mulai Tugumuda sampai Simpang Lima.

Berikutnya, Jalan Pahlawan mulai air mancur sampai Simpang Lima; Jalan Ahmad Yani mulai RRI sampai Simpang Lima; Jalan Dokter Wahidin mulai Simpang Kaliwiru sampai Sisingamaraja; Jalan Tanjung dari Simpang Imam Bonjol sampai Simpang Pemuda, dan terakhir Jalan Lamper Tengah Raya.

Baca juga:  HUT ke-475, Pemkot Semarang Fokus Atasi Stunting

“Konsentrasi saat ini adalah meminimalkan konsentrasi kerumunan mengingat grafik Covid-19 mulai naik. Setiap malam pergantian tahun, euforia masyarakat sangat besar. Untuk itu, pemkot, Dishub, dan Polrestabes Semarang sepakat menutup beberapa ruas jalan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Endro P Martanto.

Ia menjelaskan, penutupan ini seusai dengan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) masih diberlakukan. “Pertimbangannya adalah ruas jalan ini dinilai memiliki kepadatan arus lalu lintas yang padat,” bebernya.

Disinggung apakah langkah penutupan ruas jalan ini akan dilakukan setiap hari atau akhir pekan, Endro belum bisa menentukan secara pasti. “Semua tergantung perkembangan situasi di lapangan,” katanya. (den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya