alexametrics

Semarang Zoo Tambah Wahana Off Road, Gandeng Komunitas, Kenalkan Objek Wisata

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Sejak diubah menjadi badan usaha milik daerah (BUMD), Semarang Zoo atau Kebun Binatang Mangkang ini terus melakukan inovasi untuk menarik wisatawan. Terbaru, menambah wahana baru yakni off road bernama My Trip Zoo Adventure sebagai wahana yang menantang adrenalin pengunjung Semarang Zoo.

Wahana ini diresmikan oleh Asisten Administrasi Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Widoyono dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Indriyasari, Sabtu (26/12) kemarin.

“Kami sengaja mengenalkan saat momentum libur Natal dan Tahun Baru 2021. Kami sengaja menggandeng komunitas off road dengan sistem bagi hasil,” kata Direktur Semarang Zoo Choirul Awaludin, Sabtu (26/12) kemarin.

Ia menjelaskan pengunjung akan dibawa menjelajah alam, berpetualang melintasi sungai, hutan jati dan wisata kearifan lokal seperti Sendang Kaliancar dan lainnya. Harga paket wahana baru ini, kata Awaludin, dibandrol dengan harga Rp 450 ribu per mobil dan bisa ditumpangi tiga sampai empat penumpang.

Baca juga:  Kronologi Selebgram Yeni Ame Dipaksa Turun dari Taksi Online di Stasiun Poncol Semarang

“Harga ini adalah harga terusan. Pengunjung juga mendapatkan tiket gratis masuk Semarang Zoo dan sudah disediakan makanan di tempat tujuan,” bebernya.

Rencananya, wahana tersebut akan dibuka setiap hari. Namun lebih intensif pada hari Sabtu dan Minggu. Meski begitu, jika pada hari biasa ada pengunjung yang berminat, pihaknya siap menyiapkan armada bagi pengunjung yang ingin menikmati indahnya Hutan Mangkang yang masih asri.

“Jalur kami pastikan aman. Karena jalannya tidak terlalu terjal, safety tentu kami utamakan. Yang kami tonjolkan di wahana ini, pengunjung bisa merasakan sensasi berpetualang melintasi alam dan tidak perlu jauh-jauh pergi ke Merapi. Di sini kita punya,” paparnya.

Sementara itu, Widoyono menjelaskan jika inovasi yang dilakukan Semarang Zoo patut diapresiasi. Pasalnya, bisa membangun net working dan jaringan sehingga bisa menciptakan wahana baru di Semarang Zoo.

Baca juga:  Langgar Aturan PPKM Darurat, 19 Terapis Pijat dan Pemilik Diamankan

“Harapannya dengan adanya wahana off road ini bisa mengeksplore suasana alam, kearifan lokal yang belum terjamah, serta memperkenalkan wisata yang baru. Selain memasyarakatkan kebun binatang untuk wahana edukasi, sekaligus berpetualangan,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang ini meminta agar manajemen bisa terus mengembangkan jaringan dan terus melakukan inovasi agar wisawatan tertarik datang. Salah satunya adalah dari sisi teknologi yang bisa diaplikasikan di Semarang Zoo.

“Ada tantangan untuk Semarang Zoo, yakni mengadakan prehistoric virtual adventure dengan teknologi 5G seperti di luar negeri, lalu world wide zoo adventure jadi berpetualang ke kebun binatang di seluruh dunia. Intinya untuk bisa mengembangkan kebun binatang dalam era digital,” ujarnya.

Baca juga:  Vaksinasi Anak di Semarang Mulai 21 Desember, Catat Petunjuk Teknisnya

Kepala Disbudpar Kota Semarang Indriyasari mengatakan, wahana baru ini merupakan suatu inovasi, karena pengunjung tidak hanya diajak untuk melihat hewan saja.

“Bisa adventure sekaligus memberikan edukasi ke masyarakat agar sayang dengan satwa. Disini juga ada segi kolaborasi antara manajemen dan komunitas,” katanya.

Wanita yang akrab disapa Iin ini menjelaskan, jika Zoo Adventure ini masih bisa dikembangkan lagi dengan menggandeng beberapa tempat wisata lain seperti Tinjomoyo yang memang sudah memiliki tracking sendiri.

“Tadi saya sarankan jadi adventure, karena lokasi yang dituju baru daerah tertentu. Jadi masih bisa dikembangkan lagi, nanti kami kolaborasikan dengan tempat-tempat wisata alam lainnya yang menarik seperti Tinjomoyo ataupun desa-desa wisata lainnya,” pungkasnya. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya